30 C
Semarang
, 17 Maret 2026
spot_img

Gus Yasin Pastikan Kebutuhan Pengungsi Banjir Pekalongan Terpenuhi

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak bencana di pengungsian terpenuhi dengan baik.

SEMARANG, Jatengnews.id  – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen terus mengawal penanganan bencana di sejumlah wilayah, termasuk banjir di Kabupaten Pekalongan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak bencana di pengungsian terpenuhi dengan baik.

Taj Yasin menegaskan, fasilitas di posko pengungsian, termasuk sanitasi, menjadi perhatian utama pemerintah provinsi. Salah satunya dengan penyediaan WC portable di lokasi terdampak.

“Di Pekalongan sudah saya instruksikan, dan alhamdulillah terus ada WC portable,” kata Taj Yasin usai menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taqwa Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (29/1/2026).

Ia juga meminta warga terdampak bencana untuk aktif menyampaikan kebutuhan kepada petugas di lapangan agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kalau ada informasi lagi, tolong segera disampaikan agar bisa langsung kami tindaklanjuti,” tegasnya.

Gus Yasin turut mengimbau warga Jawa Tengah yang terdampak banjir, longsor, rob, hingga banjir bandang agar bersabar. Ia memastikan jajaran Pemprov Jateng akan terus bersiaga hingga kondisi dinyatakan aman dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Agus Pranoto mengatakan, pihaknya telah membuka titik pengungsian baru di Internasional Batik Centre (IBC) yang dilengkapi fasilitas kamar mandi. Namun, sebagian warga memilih mengungsi di lokasi yang dekat dengan rumah sehingga terjadi kepadatan di beberapa titik.

“Penataan pengungsi terus kami lakukan bersama kecamatan dan desa agar tidak terjadi penumpukan dan fasilitas bisa tercukupi,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD, banjir di Kabupaten Pekalongan merendam 31 desa di delapan kecamatan dan berdampak pada 60.164 jiwa atau 19.190 kepala keluarga. Hingga Senin malam (27/1/2026), sebanyak 1.704 warga masih berada di pengungsian, dengan 11.582 rumah dan 60 fasilitas umum terdampak.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN