30 C
Semarang
, 31 Januari 2026
spot_img

Festival Durian Gunungpati: Camat Targetkan Jadi Agenda Wisata Tahunan Unggulan

Kemeriahan acara tahun ini terlihat dari membeludaknya peminat lomba makan durian.

SEMARANG, Jatengnews.id – Camat Gunungpati, Ali Ahmadi, S.STP., M.Si, memasang target besar untuk menjadikan Festival Durian Gunungpati sebagai agenda wisata tahunan resmi di Kota Semarang.

Langkah ini bertujuan memperkuat daya tarik Kelurahan Cepoko sebagai desa wisata sekaligus penggerak utama ekonomi kerakyatan di wilayah tersebut.

Ia mengapresiasi tinggi kesuksesan Festival Durian Gunungpati 2026. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Gunungpati berkomitmen mendukung penuh setiap kegiatan kemasyarakatan yang mampu mengangkat potensi lokal.

“Kami memberikan apresiasi dan dukungan penuh. Meski paguyuban yang menggagas kegiatan ini, kami segera menyinergikannya dengan program pemerintah kecamatan,” ujar Ali Ahmadi usai mengikuti penilaian kontes durian terunggul yang berlangsung di Shelter Cepoko, Jumat (30/12026).

Dalam penyelenggaraannya, pihak kecamatan menggandeng berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, dan Dinas Pariwisata. Dinas Pariwisata sendiri berperan aktif mendukung sisi hiburan selama festival berlangsung.

Ali mengakui tantangan terbesar tahun ini adalah waktu pelaksanaan yang mepet dengan akhir masa panen.Puncak Panen: Terjadi pada pertengahan Januari, selain itu kekhawatiran stok durian menipis karena jadwal mundur.

“Namun, alhamdulillah antusiasme pedagang luar biasa, bahkan banyak pedagang dari luar daerah yang turut membanjiri lokasi festival,” tambah Camat Gunungpati.

Visi Menuju Desa Wisata Terintegrasi

Ali Ahmadi memproyeksikan Festival Durian ini masuk dalam kalender event tahunan Kota Semarang. Ia ingin setiap sektor di Gunungpati memiliki ikon acara masing-masing:

  • Ekonomi: Festival Durian.
  • Budaya: Manajemen Seni.
  • Keagamaan: Gunungpati Bersholawat.

“Kami juga tengah mengarahkan Kelurahan Cepoko menjadi desa wisata, sebelumnya Kandri, Nongkosawit dan Jatirejo. Tujuannya agar paket wisata di Gunungpati saling bersinergi,” harapnya.

Lomba Makan Durian: 200 Pendaftar Rebutkan 60 Kursi

Ketua Panitia Festival Durian Gunungpati 2026, Sutarjo, SE, mengungkapkan bahwa kemeriahan acara tahun ini terlihat dari membeludaknya peminat lomba makan durian.

Dari total 200 pendaftar, panitia hanya menyediakan slot bagi 60 peserta yang berasal dari Semarang, Demak, Ungaran, hingga Kendal.

Selain lomba makan, kontes durian terunggul juga menjadi daya tarik utama dengan menghadirkan 16 varian durian yakni, 10 Varian: Lokal Gunungpati dan 6 Varian: Luar daerah (Brongkol, Mijen, Ungaran, dan Kendal).

Sutarjo mencatat bahwa festival ini memiliki sejarah panjang sejak tahun 2014. Selama 12 tahun, lokasi festival selalu berpindah-pindah, mulai dari kawasan Goa Kreo di Kandri, Kawasan Oleh-oleh Buah di Cepoko hingga lainnya.

Ia menambahkan, perbedaan mencolok pada tahun 2026 ini adalah panitia meniadakan kirab budaya demi mempertimbangkan faktor cuaca yang kurang mendukung. Meski demikian, antusiasme masyarakat tetap tak terbendung.

“Kami berharap festival ini membawa keberkahan dan kemakmuran bagi para petani serta meningkatkan perekonomian masyarakat Gunungpati secara luas,” tutup Sutarjo. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN