
Batang, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) ke-21 UIN Walisongo Semarang menggandeng siswa kelas 4, 5, dan 6 Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah (MII) Rowosari, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, untuk menyatakan sikap menolak segala bentuk bullying, Rabu (28/1/2026).
Mahasiswa KKN mengajak para siswa berkomitmen menolak tindakan perundungan melalui pembacaan pernyataan sikap oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo, Iqbal Mujahid.
Kegiatan ini berlangsung usai sosialisasi Anti Bullying yang digelar di lingkungan sekolah.
Dalam pernyataan sikap tersebut, siswa menyampaikan komitmen menolak segala bentuk bullying di sekolah, rumah, dan ruang bermain anak.
Mereka juga menolak segala bentuk penindasan di ruang pendidikan serta berkomitmen menjadikan sekolah sebagai ruang yang aman dan nyaman.
Para siswa membacakan pernyataan sikap dengan suara lantang di ruang kelas VI sebagai simbol keseriusan mereka dalam menolak tindakan perundungan.
Mahasiswa KKN menekankan, pernyataan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi siswa untuk saling menghormati dan menjaga perilaku.
Iqbal Mujahid menjelaskan bahwa tingginya kasus bullying di lingkungan pendidikan membutuhkan peran aktif dari semua pihak, termasuk siswa.
“Mengingat masih banyaknya kasus perundungan di institusi pendidikan, pencegahan tidak cukup jika hanya diserahkan kepada guru. Kesadaran harus tumbuh dari siswa itu sendiri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ucapan dapat menjadi hadiah maupun luka bagi orang lain, sehingga siswa perlu bijak dalam bertutur kata dan bersikap terhadap sesama.
Selain menyampaikan materi dan pernyataan sikap, mahasiswa KKN membagikan kertas kepada siswa sebagai media untuk menuliskan pengalaman atau cerita pribadi terkait bullying.
Mahasiswa kemudian menindaklanjuti tulisan tersebut melalui sesi konseling setelah kegiatan selesai.
Melalui sosialisasi Anti Bullying dan pernyataan sikap ini, mahasiswa KKN MIT 21 UIN Walisongo berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengingat sekaligus upaya pencegahan tindakan bullying di lingkungan pendidikan, khususnya di MII Rowosari.