
Batang, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN-MIT) ke-21 UIN Walisongo Semarang Posko 3 melaksanakan program edukasi gizi dan kesehatan bagi siswa SD dan MII di Desa Babadan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jumat (30/1/2026).
Program edukasi kesehatan ini menyasar tiga lembaga pendidikan dasar di Desa Babadan dengan pembagian lima mahasiswa KKN di setiap sekolah.
Mahasiswa KKN mengemas kegiatan edukasi secara interaktif dengan menyampaikan materi tentang perbedaan jajanan sehat dan tidak sehat.
Mereka juga menjelaskan cara memilih makanan yang aman, dampak konsumsi jajanan tidak sehat, serta konsep gizi seimbang menggunakan bahasa sederhana yang mudah
Setelah sesi pemaparan materi, mahasiswa KKN mengajak siswa menonton dua video edukasi yang menceritakan kebiasaan jajan sembarangan pada anak sekolah hingga berdampak pada kondisi kesehatan.
Kegiatan dilanjutkan dengan permainan interaktif berupa pengelompokan gambar berbagai jenis jajanan ke dalam kategori jajanan sehat dan tidak sehat.
Ketua panitia kegiatan, Aulia Millata menyampaikan, edukasi kesehatan tersebut dirancang agar siswa dapat memahami materi dengan cara yang menyenangkan.
Menurutnya, respons siswa sangat positif, terlihat dari kemampuan mereka menyimpulkan isi video secara mandiri setelah kegiatan berlangsung.
Guru MI Islamiyah Babadan, Meilani, menyambut baik dan mengapresiasi program edukasi kesehatan oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang.
Ia menilai kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran siswa dalam memilih jajanan sehat sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang berkesan bagi peserta didik.
Melalui kegiatan edukasi kesehatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya memilih jajanan sesuai prinsip gizi seimbang.
Mahasiswa KKN juga berharap, upaya ini mampu mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal serta membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini.