26 C
Semarang
, 7 Februari 2026
spot_img

Festival Durian Gunungpati 2026 Diserbu Kritik Netizen: Harga Disebut Lebih Mahal dari Petani

Festival Durian Gunungpati 2026 ini menyisakan catatan kritis dari para netizen di media sosial.

SEMARANG, Jatengnews.id – Gelaran tahunan Festival Durian Gunungpati 2026 resmi berakhir pada Minggu (1/2/2026) setelah berlangsung selama tiga hari. Meski menjadi magnet bagi pecinta buah di Semarang, acara ini menyisakan catatan kritis dari para netizen di media sosial.

Berdasarkan pantauan di akun TikTok JatengnewsTV, antusiasme masyarakat sebenarnya sangat tinggi. Unggahan video berjudul “Catat Tanggalnya! Festival Durian Gunungpati 2026 Siap Manjakan Buah di Semarang” yang tayang pada 29 Januari lalu, telah menembus 98,4 ribu penayangan dengan ribuan suka hingga berita ini diterbitkan.

Keluhan Harga di Kolom Komentar

Namun, di balik angka penayangan yang tinggi, kolom komentar justru dibanjiri curhatan pengunjung mengenai harga durian yang dinilai tidak ramah kantong. Beberapa netizen membandingkan harga di lokasi festival dengan harga beli langsung di tingkat petani.

Salah satu komentar datang dari akun netizen lokal yang menyayangkan kondisi tersebut.

“Harganya malah terkesan mahal. Mending beli di petani langsung. Kebetulan saya tinggal di Gunungpati juga, kasihan tamu-tamu atau pengunjung dari luar sebenarnya,” tulis akun bernama Lho??.

Senada dengan hal itu, akun bernama Ixsans juga memberikan saran serupa kepada calon pembeli lainnya. Ia mengaku sebagai warga lokal yang justru jarang datang ke festival karena disparitas harga yang jauh.

“Saran saja, mending cari di petaninya langsung. Gue yang di Gunungpati aja malah jarang datang ke festival itu karena ya harganya benar-benar jauh dari biasanya,” ungkapnya dalam kolom komentar.

Hal yang sama dirasakan oleh Mustofa warga Gunungpati yang langsung datang ke lokasi festival. Ia mengaku penasaran ingin dan ingin membeli durian. Sesampai di lokasi ternyata benar harganya mahal dibanding harga petani biasa.

“Saya sering beli di petani langsung dan harganya di banding di disini sedikit beda, bukanya lebih murah malah sedikit mahal. Kasian bagi pengunjung di luar Gunungpati,” ujarnya kepada Jatengnews.id

Catatan Evaluasi

Festival Durian Gunungpati memang menjadi agenda rutin setiap musim panen tiba. Namun, kritik mengenai harga ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara agar festival di tahun-tahun mendatang tetap memberikan nilai ekonomis yang kompetitif bagi wisatawan, bukan sekadar ajang musiman.

Sementara itu, sebelumnya kepada Jatengnews.id, Ketua Panitia Festival Durian Gunungpati 2026, Sutarjo, SE, mengatakan pelaksanaan festival tahun ini berlangsung meriah dan diharapkan membawa berkah bagi para petani, pedagang, serta masyarakat Gunungpati secara luas.

“Alhamdulillah acaranya berjalan meriah. Mudah-mudahan membawa keberkahan, khususnya bagi petani dan pedagang durian, serta berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Gunungpati,” ujarnya. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN