26 C
Semarang
, 7 Februari 2026
spot_img

KKN UIN Walisongo Dampingi Warga Tanam Bibit Melon di Desa Sukorejo Batang

Kegiatan ini bertujuan mendukung pemanfaatan lahan serta meningkatkan potensi pertanian masyarakat setempat.

Batang,  JatengNews.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN-MIT) ke-21 Posko 14 UIN Walisongo Semarang gelar penanaman bibit melon bersama warga Desa Sukorejo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jumat (30/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan mendukung pemanfaatan lahan serta meningkatkan potensi pertanian masyarakat setempat.

Mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan di Green House Desa Sukorejo dengan melibatkan petani dan warga desa secara langsung.

Pelaksanaan penanaman berlangsung secara gotong royong.

Mahasiswa KKN dan warga bersama-sama mempersiapkan lahan, mengolah media tanam, serta menanam bibit melon sesuai teknik budidaya yang tepat.

Mahasiswa KKN juga aktif mendampingi masyarakat pada setiap tahapan kegiatan.

Salah satu anggota KKN, Reza, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi mahasiswa, khususnya terkait teknik berkebun yang baik.

“Membantu masyarakat menanam bibit melon ini menambah pengetahuan kami tentang cara berkebun yang tepat, terutama dengan penerapan teknik hidroponik,” ujarnya.

Warga Desa Sukorejo menyambut baik kegiatan tersebut. Salah satu warga, Nur Hamid, mengaku merasa terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN dalam kegiatan pertanian desa.

“Kami merasa senang dan sangat terbantu dengan adanya mahasiswa KKN yang mengabdikan diri di desa ini, terutama dalam penanaman bibit melon,” ungkapnya.

Meski demikian, kegiatan penanaman bibit melon masih menghadapi sejumlah kendala.

Nur Hamid menjelaskan bahwa keberadaan ular tanah yang kerap merusak daun tanaman menjadi hambatan utama dalam proses pertumbuhan bibit.

“Hama tersebut sering memakan daun tanaman sehingga pertumbuhan bibit menjadi kurang sehat,” jelasnya.

Warga dan mahasiswa KKN saat ini terus mencari solusi untuk mengatasi gangguan hama tersebut.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-MIT ke-21 UIN Walisongo berupaya menumbuhkan semangat kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi pertanian desa.

Mahasiswa KKN juga mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui kolaborasi langsung di lapangan.

Kegiatan ini juga diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Sukorejo.

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN