26 C
Semarang
, 7 Februari 2026
spot_img

TPS Bugen Resmi Beroperasi, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Sampah

Pemkot Semarang meresmikan TPS Bugen, pusat edukasi dan pengolahan sampah berbasis komunitas yang inovatif.

SEMARANG, Jatengnews.id – Pemerintah Kota Semarang meresmikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Bugen di Kelurahan Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan, Kamis (5/2/2026). TPS ini dirancang berbeda: bukan sekadar titik buang, tetapi pusat edukasi, pemilahan, dan pengolahan sampah berbasis komunitas.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan, TPS Bugen menjadi simbol perubahan tata kelola sampah kota. “TPS ini mendorong warga memilah sampah dari sumbernya agar beban ke TPA berkurang,” ujarnya.

Peresmian TPS Bugen menandai penguatan kebijakan pengelolaan sampah berbasis warga. Agustina menyinggung persoalan klasik penolakan TPS di berbagai wilayah. “Di mana pun TPS ditempatkan selalu diprotes, padahal setiap orang menghasilkan sampah. Tanpa TPS, sampah mau ke mana?” tegasnya.

Berbeda dari TPS lain, TPS Bugen dibangun tanpa penolakan warga dan ditetapkan sebagai proyek percontohan Kota Semarang. Fungsinya diperluas menjadi pusat pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot (larva Black Soldier Fly), melibatkan tokoh masyarakat, pegiat lingkungan, dan akademisi.

Pemkot juga mendorong sinergi dengan dapur-dapur produksi makanan agar sampah organik terpilah dan dimanfaatkan sebagai pakan maggot. “TPS harus hidup secara ekonomi, memberi manfaat bagi pengelola dan dampak nyata bagi lingkungan,” kata Agustina.

Data pengelolaan limbah menunjukkan timbulan sampah Semarang menembus 1.200 ton per hari, dengan pengelolaan 3R yang masih terbatas. Di kawasan timur kota, termasuk Tlogosari, sampah kerap menyumbat saluran air dan memicu genangan saat hujan.

Dengan permukiman padat dan wilayah dataran rendah, Tlogosari Wetan menghadapi tantangan serius pengelolaan sampah. TPS Bugen diharapkan menjadi solusi sistematis dari tingkat RT/RW hingga kota.

Pemkot memastikan pendampingan dan sosialisasi berkelanjutan. “Ini harus jadi inspirasi lintas kelurahan. Kota bersih dimulai dari rumah,” tegas Agustina.

Peresmian TPS Bugen disambut positif warga dan kader lingkungan. Selain meningkatkan kebersihan, fasilitas ini dinilai membuka peluang ekonomi melalui bank sampah dan pemanfaatan sampah terpilah. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN