26 C
Semarang
, 8 Februari 2026
spot_img

DLH Jateng Ungkap Pemicu Banjir Bandang Gunung Slamet: Hujan Ekstrem dan Alih Fungsi Lahan

Penulis: Dimas Nurhidayat Mahasiswa Magang dari Unimus

SEMARANG, Jatengnews.id — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, mengungkapkan bahwa curah hujan ekstrem menjadi pemicu utama banjir bandang di kaki Gunung Slamet.

Kondisi ini semakin parah akibat lereng yang curam serta maraknya alih fungsi lahan di kawasan tersebut.

Widi menjelaskan bahwa kerentanan bencana di wilayah tersebut meningkat seiring berubahnya fungsi lahan di sekitar lereng gunung.

“Alih fungsi lahan terjadi di lereng Gunung Slamet, mulai dari wilayah Brebes, Tegal, hingga Pemalang. Namun, faktor utamanya tetap curah hujan ekstrem di puncak gunung,” ujar Widi.

Analisis Penyebab dan Temuan Material Kayu

Selain alih fungsi lahan, minimnya tutupan lahan dan kemiringan lereng yang curam turut memperbesar potensi tanah longsor dan banjir.

Bencana ini juga membawa hanyutan material kayu, terutama jenis sengon dan ranting-ranting kecil, hingga ke wilayah pesisir Kabupaten Tegal. Temuan material kayu tersebut sempat memicu kekhawatiran warga terkait praktik pembalakan liar di area hulu.

Merespons keresahan tersebut, DLH bersama Kementerian Perhutanan segera melakukan investigasi di lapangan. “Dugaan sementara, banjir membawa kayu-kayu dari hutan rakyat yang baru saja dipanen, bukan berasal dari hutan lindung,” tegas Widi.

Rencana Transformasi Menjadi Taman Nasional

Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah mendorong perubahan status kawasan Gunung Slamet menjadi Taman Nasional. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat proses rehabilitasi hutan dan lahan yang telah rusak.

Pada tahun ini, tim terpadu dari Kementerian Kehutanan bersama kalangan akademisi akan memulai kajian serta pemetaan wilayah. Pemerintah juga berencana menerapkan sistem agroforestry dan pembuatan terasering guna menekan laju erosi serta meminimalisir risiko bencana di masa depan. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN