Beranda Daerah Pemprov Jateng Gandeng PHRI Percepat Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Syariah

Pemprov Jateng Gandeng PHRI Percepat Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Syariah

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan langkah tersebut sejalan dengan visi strategis Pemprov Jateng yang menjadikan pariwisata berkelanjutan serta penguatan ekonomi halal berbasis syariah sebagai prioritas pembangunan pada 2027.

Sekda Jateng
Sekda Jateng Sumarno (Foto:ist)

SEMARANG, Jatengnews.id  – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pembangunan sektor pariwisata di Jawa Tengah.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan langkah tersebut sejalan dengan visi strategis Pemprov Jateng yang menjadikan pariwisata berkelanjutan serta penguatan ekonomi halal berbasis syariah sebagai prioritas pembangunan pada 2027.

“Momentum ini sangat sejalan dengan program Pak Gubernur. Di tahun 2027 nanti, Jawa Tengah akan lebih fokus pada pengembangan pariwisata dan ekonomi syariah,” kata Sumarno saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Jawa Tengah dalam acara Welcoming Dinner Rakernas I PHRI di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (9/2/2026) malam.

Sumarno menjelaskan, struktur pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah saat ini masih sangat didominasi oleh sektor konsumsi. Oleh karena itu, peningkatan kunjungan wisatawan dinilai menjadi kunci utama untuk mendorong daya beli masyarakat sekaligus menghidupkan ekosistem UMKM.

“Pariwisata adalah pintu utama untuk meningkatkan konsumsi di Jawa Tengah. Kalau kunjungan meningkat, konsumsi ikut naik dan dampaknya langsung dirasakan oleh pelaku UMKM,” ujarnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Jateng telah melakukan reorganisasi birokrasi dengan membentuk Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif. Integrasi ini diharapkan mampu menciptakan sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Selain wisata syariah, Sumarno juga menyoroti potensi sport tourism sebagai daya tarik wisata yang dinilai paling efektif saat ini. Ia mendorong seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk aktif menggelar event olahraga, khususnya lari.

“Kami sudah mendorong hampir seluruh daerah untuk mengadakan event lari, baik road run maupun trail run. Ini cara paling mudah untuk mendatangkan orang,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sumarno menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Jawa Tengah sebagai tuan rumah Rakernas I PHRI. Ia berharap forum nasional tersebut mampu menghasilkan akselerasi nyata bagi pembangunan pariwisata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami minta bantuan rekan-rekan PHRI dari seluruh Indonesia untuk turut menginformasikan potensi wisata Jawa Tengah ke masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum BPP PHRI, Hariyadi BS Sukamdani, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov Jateng dalam penyelenggaraan Rakernas PHRI. Ia juga menitipkan sejumlah aspirasi guna menciptakan iklim usaha pariwisata yang lebih sehat dan kondusif.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu ikut mengawal dinamika regulasi, termasuk perubahan Klasifikasi Baku Lapangan Kerja Indonesia (KBLI) agar tersosialisasi dengan baik kepada pelaku usaha.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya standarisasi akomodasi seperti homestay agar sesuai dengan fungsi awalnya dan tidak menimbulkan tumpang tindih dengan industri perhotelan.

“Memang ini kewenangan pemerintah pusat, tapi sebagai pemerintah provinsi perlu mengetahui persoalan ini juga,” pungkasnya.(02)

Exit mobile version