
SEMARANG, Jatengnews.id – Sebanyak 42 anggota Purna Paskibraka resmi dikukuhkan sebagai Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Semarang oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, di Ruang Lokakrida Gedung Balaikota, Rabu (11/2/2026).
Pelantikan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam memperkuat pembinaan karakter generasi muda berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Dalam sambutannya, Agustina menegaskan bahwa para Duta Pancasila harus mampu menjadi representasi nilai-nilai luhur bangsa dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“Saya berharap mereka menjadi simbol. Setiap keputusan, ucapan, dan tindakan harus mencerminkan pribadi yang berpegang teguh pada Pancasila,” ujarnya.
Menurutnya, para Duta Pancasila merupakan putra-putri terbaik dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi yang diharapkan tampil sebagai garda terdepan menjaga ideologi bangsa di tengah tantangan globalisasi. Tak hanya berprestasi secara akademik, mereka juga diminta memiliki kepedulian sosial yang tinggi agar kehadirannya membawa manfaat nyata, mulai dari lingkungan keluarga hingga ruang digital.
Agustina menambahkan, esensi Pancasila dapat dirangkum dalam semangat gotong royong. Dengan mengedepankan nilai tersebut, generasi muda diyakini mampu membangun hubungan harmonis dan menciptakan suasana yang kondusif di masyarakat.
“Jika kita terbiasa berpikir dan bertindak dengan semangat gotong royong, maka persatuan dan kondusivitas akan selalu menjadi prioritas,” tegasnya.
Ia pun mendorong para Duta Pancasila untuk aktif menyebarkan pesan persatuan secara kreatif, khususnya melalui media sosial, agar lebih mudah diterima kalangan sebaya. Pemkot Semarang, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program DPPI guna memastikan pembinaan generasi muda berlangsung berkelanjutan.
Ketua Umum DPPI Pusat, Yuslihayanti, yang turut hadir dalam pelantikan tersebut, mengapresiasi kualitas dan kompetensi para purna Paskibraka yang telah melalui proses seleksi ketat. Ia menyebut, pembentukan Duta Pancasila hingga tingkat kabupaten/kota menjadi langkah strategis untuk memperluas penguatan nilai kebangsaan.
“Kami memang tidak banyak, sekitar 30 ribu orang saat ini. Namun kami dipersiapkan untuk menjadi teladan dan role model di tengah masyarakat,” ungkap Yuslihayanti.
Melalui pengukuhan ini, diharapkan para Duta Pancasila DPPI Kota Semarang dapat menjalankan perannya sebagai agen persatuan dan penjaga ideologi bangsa, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus menanamkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (03)