
Sragen, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) menghadirkan inovasi produk kerupuk ikan siap pasar untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Senin (2/2/2026).
Program ini bertujuan meningkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa.
Kegiatan pelatihan dan pendampingan berlangsung selama dua minggu pada Januari 2026.
Program ini melibatkan ibu-ibu PKK, kader desa, serta pelaku UMKM lokal yang sebagian besar mengandalkan hasil tangkapan ikan dari perairan Waduk Kedung Ombo.
Tingkatkan Nilai Tambah Ikan Lokal
Desa Ngargotirto dikenal sebagai salah satu penghasil ikan segar terbesar di Kabupaten Sragen.
Namun, pelaku UMKM setempat masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti produk ikan segar yang mudah rusak, minimnya inovasi pengolahan, serta keterbatasan kemasan yang siap jual.
Melihat potensi tersebut, Anwar Muzakki (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan) dan Thalassa Murti Jati (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) selaku anggota Tim KKN UNDIP merancang program pengolahan ikan menjadi kerupuk kering berkualitas.
Program ini mencakup pelatihan pemilihan bahan baku, teknik pengolahan higienis, pencetakan, proses pengeringan, hingga pengemasan produk yang menarik dan layak dipasarkan.
Fokus pada Pengemasan dan Pemasaran Digital
Selain proses produksi, tim KKN UNDIP juga memberikan pendampingan terkait desain kemasan, pembuatan label produk, serta strategi pemasaran digital melalui media promosi online.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk, memperluas jangkauan pasar, dan membangun brand awareness UMKM Desa Ngargotirto.
Kerupuk ikan yang dikembangkan menggunakan bahan baku ikan patin hasil tangkapan lokal. Produk ini dirancang sebagai kerupuk kering siap goreng dengan kemasan modern yang menarik minat konsumen.
Dukung Visi Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan
Program pemberdayaan UMKM melalui inovasi produk kerupuk ikan siap pasar ini sejalan dengan visi Universitas Diponegoro dalam pengabdian masyarakat berbasis inovasi berkelanjutan.
Melalui pelatihan dan pendampingan ini, pelaku UMKM Desa Ngargotirto berharap mampu menghasilkan produk olahan ikan bernilai ekonomi lebih tinggi, lebih tahan lama, serta siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Inisiatif KKN UNDIP ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pengembangan potensi perikanan lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa berbasis sumber daya alam setempat.