26 C
Semarang
, 13 Februari 2026
spot_img

KIW Perkuat Ekosistem Industri, Tawarkan Nilai Tambah bagi Tenant dan Karyawan

KIW tidak hanya berperan sebagai penyedia lahan industri, tetapi juga sebagai pengembang kawasan yang menghadirkan berbagai fasilitas pendukung guna menunjang kenyamanan dan produktivitas para pelaku usaha.

SEMARANG, Jatengnews.id – PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan nilai tambah bagi tenant dan karyawan melalui penyediaan fasilitas penunjang serta pengembangan ekosistem industri terintegrasi.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama KIW, Ahmad Fauzie Nur, dalam kegiatan “Let’s Talk with KIW – Media Hangout” yang digelar di Gerhana Resto & Cafe, Kota Semarang, Kamis (12/2).

Fauzie menegaskan, KIW tidak hanya berperan sebagai penyedia lahan industri, tetapi juga sebagai pengembang kawasan yang menghadirkan berbagai fasilitas pendukung guna menunjang kenyamanan dan produktivitas para pelaku usaha.

“Kami ingin menghadirkan fasilitas penunjang yang mampu memberikan nilai lebih bagi tenant maupun karyawan di kawasan,” ujarnya.

Menurut dia, fasilitas yang dikembangkan tidak semata ditujukan untuk mendukung operasional industri, tetapi juga mengakomodasi kebutuhan internal perusahaan, termasuk aktivitas yang mempererat hubungan antar karyawan.

Ia berharap, berbagai kegiatan yang dapat digelar di dalam kawasan mampu membangun kebersamaan dan memperkuat kolaborasi di lingkungan kerja.

Saat ini, kawasan industri KIW telah dihuni ratusan perusahaan dari beragam sektor usaha. Seiring masuknya investor baru, termasuk dari kawasan Asia, perseroan terus melanjutkan pengembangan ekosistem industri yang telah dirancang sejak lama.

“Kami sudah memulai inisiatif pengembangan ekosistem ini sejak awal. Ketika investor dari berbagai negara datang, kami ingin menawarkan lebih dari sekadar lahan,” jelasnya.

Fauzie menekankan, konsep yang diusung KIW adalah ekosistem industri terintegrasi. Tenant tidak hanya menyewa lahan atau bangunan, tetapi juga mendapatkan dukungan jaringan bisnis, kemudahan akses logistik, hingga peluang kolaborasi antar pelaku usaha dalam kawasan.

“Tenant di KIW bukan sekadar penyewa. Mereka menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung produksi, jaringan suplai, hingga akses pasar. Inilah nilai tambah yang kami tawarkan,” tegasnya.

Dengan strategi tersebut, KIW optimistis mampu meningkatkan daya saing kawasan serta mendorong peran kawasan industri sebagai motor pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Jawa Tengah. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN