TEGAL, Jatengnews.id – Penanganan bencana tanah bergerak di Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, terus dilakukan jajaran Polres Tegal bersama instansi terkait.
Hingga Sabtu pagi (14/2/2026), pergerakan tanah masih terpantau dengan intensitas rendah di sejumlah titik RW 09. Data terbaru mencatat 54 rumah terdampak, terdiri dari 21 unit rusak sedang hingga berat dan 33 unit rusak ringan.
Satu mushola dan satu bangunan madrasah turut mengalami kerusakan, sementara jalan desa di depan mushola terlihat retak akibat tekanan tanah.
Sebanyak 27 kepala keluarga atau 83 jiwa mengungsi di lokasi aman, baik di posko darurat maupun rumah kerabat. Kapolres Tegal Bayu Prasatyo menegaskan pihaknya melakukan patroli rutin di rumah kosong guna mencegah tindak kriminalitas.
“Kami melakukan patroli rutin di rumah warga yang kosong untuk mencegah tindak kriminalitas serta memastikan masyarakat terdampak merasa aman. Polri hadir tidak hanya saat kejadian, tetapi juga dalam proses pemulihan,” tegasnya.
Koordinasi lintas instansi terus diperkuat, termasuk pemutusan aliran listrik di bangunan rusak berat serta distribusi bantuan logistik bagi para pengungsi.(02)







