Beranda Daerah Mahasiswa KKN UPGRIS Sulap Usaha Catering Klaling Kudus Jadi Lebih Profesional

Mahasiswa KKN UPGRIS Sulap Usaha Catering Klaling Kudus Jadi Lebih Profesional

Melalui program pemberdayaan ekonomi, Saeful mendampingi usaha catering lokal agar lebih profesional dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Mahasiswa KKN UPGRIS kelas Karyawan
Mochamad Saeful, mahasiswa KKN Mandiri Kelas Karyawan PGRIS saat memperlihatkan produk milik UMKM di Desa Klaling, Kudus. (Foto: KKN)

KUDUS, Jatengnews.id – Mochamad Saeful, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Kelas Karyawan Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), membawa perubahan positif bagi pelaku usaha kecil di Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.

Melalui program pemberdayaan ekonomi, Saeful mendampingi usaha catering lokal agar lebih profesional dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Program ini berawal dari pengamatan Saeful terhadap potensi besar usaha catering desa yang selama ini menjadi andalan warga untuk acara hajatan, rapat, hingga kegiatan sekolah. Namun, ia menemukan beberapa kendala klasik seperti pencatatan keuangan yang berantakan, standar rasa yang tidak konsisten, hingga kemasan tanpa label informasi.

Benahi Manajemen dan Standar Rasa

Guna mengatasi masalah tersebut, Saeful mengawali pendampingan dengan memberikan pelatihan manajemen usaha. Ia mengajarkan format pembukuan harian kepada pelaku usaha untuk mencatat pemasukan, pengeluaran, serta perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP).

“Dengan pencatatan yang rapi, pelaku usaha bisa mengetahui keuntungan pasti dan merencanakan pengembangan ke depan,” jelas Saeful dalam kegiatannya di Desa Klaling, Minggu (15/2/2026).

Selain urusan uang, Saeful juga menekankan pentingnya pembakuan resep. Langkah ini bertujuan agar porsi dan cita rasa makanan tetap konsisten meski diproduksi dalam jumlah besar. Ia juga mengedukasi pemilik usaha mengenai higienitas pangan, mulai dari kebersihan dapur hingga cara penyimpanan bahan baku yang aman guna menghindari kontaminasi silang.

Perkuat Identitas Produk Lewat Digital Marketing

Sektor pemasaran tak luput dari sentuhan inovasi. Saeful membantu memperbaiki tampilan nasi kotak agar lebih menarik dengan menyematkan desain label khusus. Label ini mencantumkan nama usaha, nomor kontak, serta daftar menu untuk memperkuat identitas produk.

Tak hanya itu, Saeful juga mendorong pelaku usaha untuk mulai beralih ke ranah digital. Ia membagikan tips memotret menu yang estetik agar layak diunggah ke media sosial sebagai sarana promosi.

Panen Apresiasi dari Pemerintah Desa dan Warga

Kepala Desa Klaling, Sahri, memberikan apresiasi tinggi terhadap program KKN UPGRIS ini. Ia berharap pendampingan ini menjadi pemantik bagi UMKM desa lainnya untuk terus berkembang.

“Pendampingan ini sangat bermanfaat. Kami ingin usaha catering warga semakin maju dan mampu membuka lapangan kerja baru,” tutur Sahri.

Ibu Siti Naila Husna, pemilik usaha catering, mengaku merasa lebih percaya diri setelah mendapatkan ilmu baru. “Sekarang saya lebih paham cara menghitung keuntungan dan menjaga konsistensi rasa. Saya makin yakin menerima pesanan dalam partai besar,” ungkapnya sumringah.

Bahkan, tanggapan positif datang dari pelanggan setia, Maya Srirejeki. Ia mengaku lebih mantap memesan makanan karena kemasan yang kini jauh lebih rapi dan informatif.

Melalui sinergi ini, KKN Mandiri UPGRIS berharap usaha catering di Desa Klaling mampu bertransformasi menjadi penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan dan mampu bersaing di pasar modern. (01).

Exit mobile version