SOLO, Jatengnews.id – SD Kristen Manahan Surakarta sukses mempertahankan gelar juara ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri Dua 2025–2026 kategori KU 12 setelah menaklukkan MIN 9 Sragen dengan skor meyakinkan 7-2 pada partai final di Lapangan Kota Barat, Minggu (15/2/2026).
Kemenangan ini menjadi gelar beruntun bagi SD Kristen Manahan, sekaligus mengulang keberhasilan mereka pada seri sebelumnya. Partai puncak tersebut juga merupakan ulangan final edisi terdahulu, mempertemukan dua tim terbaik yang kembali menunjukkan permainan kompetitif.
Di kategori KU 10, MIN 9 Sragen tampil sebagai juara usai mengalahkan SDN 02 Malangjiwan dengan skor 3-0. MIN 9 Sragen tampil dominan sepanjang pertandingan dan mampu mengamankan kemenangan tanpa balas.
Salah satu pemain SD Kristen Manahan, Salsabilla, tampil impresif dan menyabet gelar top scorer dengan torehan 46 gol sepanjang MLSC Solo Seri 2 2025–2026.
“Kami sudah tiga kali ikut MLSC, tapi kali ini aku lebih percaya diri karena rajin latihan. Saat final tadi aku yakin bisa bikin gol karena fokus dan bermain lepas. Sepak bola itu sangat menyenangkan,” ujarnya.
Head Coach MLSC, Timo Scheunemann, menyebut antusiasme sepak bola putri di Solo terus menunjukkan tren positif. MLSC Solo Seri 2 2025–2026 diikuti 1.618 siswi dari 90 SD dan MI di Solo dan sekitarnya.
Ajang yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini diikuti 64 tim KU 10 dan 85 tim KU 12.
“Kita bersyukur sepak bola putri Indonesia kini memiliki sistem pembinaan yang dimulai dari tingkat grassroot. Talenta-talenta muda bisa teridentifikasi dan berkembang melalui turnamen seperti ini,” jelas Timo.
Ketua Askot PSSI Kota Surakarta, Arya Sunendar, menambahkan bahwa pertumbuhan sepak bola putri di Kota Bengawan merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak.
“Jika ekosistem dibangun dengan baik, hasilnya juga akan baik. Kami berharap Solo bisa melahirkan lebih banyak pemain sepak bola putri berkualitas,” tandasnya.
Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satria Chandra Wiguna, turut mengapresiasi antusiasme masyarakat Solo yang terus mendukung penyelenggaraan MLSC sebagai wadah pembinaan sepak bola putri usia dini secara berkelanjutan.(02)
