25 C
Semarang
, 16 Februari 2026
spot_img

Tragedi Perlintasan Tanpa Palang di Demak: Satu Tewas Usai Daihatsu Grand Max Hantam Kereta

Peristiwa bermula saat mobil Daihatsu Grand Max bernomor polisi H-1051-VA melaju dari arah Ngemplak menuju Mranggen.

DEMAK, Jatengnews.id – Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Minggu (15/2/2026). Insiden tragis pada pukul 08.48 WIB ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka berat.

Peristiwa bermula saat mobil Daihatsu Grand Max bernomor polisi H-1051-VA melaju dari arah Ngemplak menuju Mranggen. Saat hendak menyeberangi perlintasan di KM 13.200 JPL 16, pengemudi diduga mengabaikan peringatan warga sekitar.

Kapolsek Mranggen, AKP Kumaidi, mengungkapkan bahwa saksi mata di lokasi kejadian sebenarnya sudah mencoba menghentikan laju mobil tersebut.

“Warga sudah berusaha menghentikan mobil karena kereta akan melintas, namun pengemudi tetap melaju. Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan tidak terhindarkan,” jelas AKP Kumaidi berdasarkan keterangan saksi.

Identitas Korban dan Dampak Kecelakaan

Benturan keras tersebut mengakibatkan mobil terpental dan menghantam pos penyeberangan. Berikut adalah data korban dalam insiden tersebut:

Sarmidi (55): Warga Kota Semarang (Pengemudi). Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Bowo Setiyawan (34): Warga Kecamatan Mranggen. Korban mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan intensif di RS Pelita Anugrah.

Selain menelan korban jiwa, kecelakaan ini menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp80 juta akibat kerusakan parah pada kendaraan dan fasilitas pos.

Langkah Kepolisian dan Imbauan Keselamatan

Petugas kepolisian bersama warga segera mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Polsek Mranggen juga telah melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan para saksi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

AKP Kumaidi mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi perlintasan sebidang yang tidak memiliki palang pintu.

“Kami meminta pengendara untuk selalu berhenti sejenak dan memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas. Jangan memaksakan diri jika kereta sudah terlihat dekat demi keselamatan bersama,” tegasnya. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN