SOLO, Jatengnews.id – Ribuan warga saling berebut sebanyak 15 ribu porsi dalam Festival Jenang Solo Tahun 2026 di kawasan Ngarsopuro, Selasa (17/2/2026).
Ribuan warga antusias saling berebut aneka macam jenang yang dibagikan gratis oleh panitia seperti jenang sumsum, jenang mutiara, jenang Pati, jenang grendul, jenang kacang hijau, jenang ketan hitam, jenang tumpang serta jenang lainnya.
Setelah saling berebut jenang, warga menyaksikan kirab dan atraksi seni yang disajikan para seniman muda dalam kegiatan rangkaian HUT ke 281 Kota Solo tersebut.
Acara Festival Jenang Solo 2026 diawali dengan kirab budaya dari Perempatan Pasar Pon menuju panggung utama di depan Omah Sinten. Kirab dipimpin oleh Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani.
“Jenang dalam persepektif budaya Jawa merupakan simbol permohonan keselamatan kepada Tuhan. Sifat jenang yang lengket melambangkan harapan agar masyarakat Solo tetap guyub rukun,”terang Astrid.
Salah satu partisipan acara dari Solo Paragon Hotel & Residences nenyediakan 150 porsi jenang jagung dalam kegiatan tersebut.
“Partisipasi ini merupakan wujud komitmen kami dalam melestarikan tradisi sekaligus mempererat kebersamaan dengan warga. Jenang sendiri bukan sekadar hidangan tradisional, melainkan simbol ungkapan rasa syukur dan doa akan kebaikan serta kemakmuran, khususnya bagi Kota Solo,”ujar Marketing Communication Solo Paragon Hotel & Residences, Mahadewi Lourdes.
Salah satu warga, Sri Hartini (45) warga Sukoharjo mengaku sengaja datang ke Solo untuk ikut dalam keseruan Festival Jenang.
“Meski berdesakan, Alhamdulillah dapat jenang sumsum untuk anak saya,”ungkapnya.(02)







