Batang, JatengNews.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-21 Posko 15 UIN Walisongo Semarang menggelar Pelatihan Pembuatan Manik-Manik di SD Negeri Tembok 01, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan melatih kreativitas sekaligus membekali siswa dengan keterampilan atau kecakapan hidup sejak dini.
Program pelatihan tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan keterampilan praktis.
Kehadiran mahasiswa KKN memberikan pengalaman baru yang edukatif dan menyenangkan bagi siswa-siswi.
Mahasiswi KKN MIT-21 Posko 15, Ida Lailatin menjelaskan, pelatihan pembuatan manik-manik dirancang untuk menumbuhkan kreativitas serta keterampilan siswa selama menempuh pendidikan di sekolah dasar.
“Kecakapan hidup berupa keterampilan bisa dimulai dari langkah kecil, seperti membuat manik-manik yang tergolong mudah dan memiliki nilai jual,” ujarnya.
Ia juga mengajak siswa untuk terus mengembangkan kreativitas sejak usia dini agar mampu bersaing di masa depan, khususnya dalam aspek keterampilan dan kemandirian.
Menurutnya, kegiatan ini dapat melatih siswa menghasilkan produk sederhana yang berpotensi memiliki nilai ekonomi.
Dalam praktiknya, mahasiswa KKN mendampingi siswa secara langsung mulai dari pengenalan bahan hingga proses perakitan.
Bahan utama yang digunakan berupa manik-manik berbentuk bulat, benang jahit, serta tambahan aksesoris seperti ornamen bintang dan hiasan lainnya.
Siswa kemudian merangkai manik-manik menjadi gelang atau aksesoris sederhana sesuai kreativitas masing-masing.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN MIT-21 Posko 15 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembelajaran berbasis keterampilan di SD Negeri Tembok 01.
Pelatihan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas, melatih ketelitian, serta memperkenalkan konsep kewirausahaan sederhana kepada siswa sejak dini.







