SEMARANG, Jatengnews.id – Di tengah gempuran konten media sosial yang serba singkat, Museum Kota Lama Semarang hadir menawarkan pengalaman belajar sejarah yang mendalam. Melalui ruang video imersif yang mengisahkan perjalanan panjang Kota Atlas, museum ini sukses memikat hati pengunjung, terutama kalangan muda.
Dengan harga tiket masuk (HTM) hanya Rp10.000, pengunjung dapat menyaksikan sejarah seolah-olah berada langsung di dalam cerita tersebut. Ruang imersif ini menampilkan tayangan visual di seluruh dinding ruangan, sehingga memberikan efek nyata bagi siapa saja yang masuk.
Selain suguhan visual modern, museum ini juga memamerkan beragam artefak fisik. Para pemandu museum pun siap menjelaskan setiap detail koleksi secara rinci untuk memperkaya pemahaman pengunjung.
Pengalaman Seru Wisatawan Asal Salatiga
Daya tarik inilah yang membawa Yuli dan Nayla, mahasiswi asal Salatiga, berkunjung ke Museum Kota Lama. Mereka sengaja datang untuk menggali lebih dalam tentang asal-usul Semarang.
“Kami orang Semarang, tetapi kurang tahu sejarah Semarang seperti apa. Jadi, kami ingin tahu lebih banyak,” ujar Yuli.
Bagi Yuli, ruang video imersif menjadi bagian yang paling mencuri perhatian. Ia merasa seolah terlibat langsung dalam setiap fragmen sejarah yang tayang di satu ruangan penuh tersebut.
Senada dengan Yuli, Nayla menilai museum ini sebagai destinasi yang sangat layak untuk dikunjungi, terutama bagi warga lokal.
“Sangat rekomendasi, apalagi buat orang Semarang yang merasa belum paham sejarah kotanya sendiri,” kata Nayla. Ia juga menambahkan bahwa fasilitas yang lengkap dan harga tiket yang terjangkau membuat pengalaman ini terasa sangat sepadan (worth it).
Belajar Sejarah Tak Harus Membosankan
Sejak berdiri pada tahun 2022, Museum Kota Lama membuktikan bahwa mempelajari sejarah tidak harus mahal atau membosankan. Dengan kemasan yang menarik dan kekinian, museum ini menjadi alternatif hiburan edukatif bagi anak muda untuk mengenal lebih dekat identitas kota mereka. (01).



