
Batang, Jawa Tengah – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Terintegrasi (KKN MIT) UIN Walisongo Semarang menggelar Pelatihan Publikasi Digital di Balai Desa Wonokerso, Kabupaten Batang, Kamis (29/01/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menulis dan menyebarluaskan informasi desa melalui media online.
Pelatihan diikuti oleh tokoh masyarakat, pemuda Karang Taruna, ibu-ibu PKK, serta perwakilan warga Desa Wonokerso.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo bertindak sebagai pemateri dengan menyampaikan pentingnya publikasi digital untuk mendukung transparansi, dokumentasi kegiatan, serta promosi potensi desa kepada masyarakat luas.
Materi yang disampaikan meliputi dasar-dasar penulisan berita online, seperti unsur berita 5W+1H, struktur penulisan yang sistematis, penggunaan bahasa jurnalistik yang singkat, padat, dan jelas, hingga etika penyajian informasi di media digital.
Salah satu narasumber, Reyhan Zhafar Pradipta menjelaskan, pelatihan ini dirancang untuk membantu masyarakat mempublikasikan kegiatan desa secara lebih tertata.
“Pelatihan Penulisan Berita Online ini bertujuan membantu masyarakat Desa Wonokerso memahami cara mempublikasikan kegiatan desa secara lebih sistematis agar informasi dapat tersampaikan lebih luas melalui media online,” ujarnya.
Kepala Desa Wonokerso, Muh. Tumari, menyampaikan bahwa desa memiliki banyak kegiatan dan potensi yang belum terpublikasikan secara optimal.
Ia menilai keterbatasan pemahaman mengenai penulisan berita dan publikasi digital menjadi salah satu kendala utama dalam penyebaran informasi desa.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap masyarakat semakin mampu mengelola informasi desa secara mandiri,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan praktik sederhana penulisan berita.
Peserta diajak menyusun berita berdasarkan kegiatan desa yang telah dilaksanakan sebagai bentuk implementasi langsung dari materi yang diberikan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo berharap masyarakat Desa Wonokerso dapat mengoptimalkan publikasi digital secara berkelanjutan sehingga potensi dan informasi desa dapat dikenal lebih luas melalui media online.