Beranda Daerah Mahasiswa KKN UNDIP Susun Gambar Kerja dan RAB Gudang Kompos di Desa...

Mahasiswa KKN UNDIP Susun Gambar Kerja dan RAB Gudang Kompos di Desa Ngargotirto Sragen

Dokumen perencanaan teknis ini menjadi langkah awal pengembangan gudang kompos desa guna mendukung pengelolaan limbah organik yang berkelanjutan dan peningkatan ekonomi masyarakat Ngargotirto.

KKN Gudang gelar RAB gudang
Mahasiswa KKN UNDIP menyusun gambar kerja dan RAB gudang kompos di Desa Ngargotirto, Sragen, untuk dukung pengelolaan limbah dan ekonomi desa, Selasa (27/01/2026) (Foto: Dok KKN).

Sragen, JatengNews.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan pendukung program pengelolaan limbah organik di Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Selasa (27/01/2026).

Program ini difokuskan pada penyusunan dokumen perencanaan teknis berupa gambar kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pembangunan gudang penyimpanan dan fasilitas pengolahan pupuk kompos.

Kegiatan ini bertujuan memberikan dasar perencanaan yang sistematis dan terarah dalam pengembangan pemanfaatan limbah pertanian dan rumah tangga secara berkelanjutan.

Salah satu mahasiswa KKN, Zata Shabrina Putri dari jurusan Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur, Sekolah Vokasi, menyusun gambar kerja dan RAB sebagai bentuk dukungan terhadap rencana pembangunan fasilitas kompos desa.

Dokumen tersebut dirancang agar mudah dipahami serta dapat dijadikan acuan teknis oleh pemerintah desa dalam proses pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan lanjutan.

Gambar kerja yang disusun memvisualisasikan tata ruang bangunan, alur pengolahan limbah, hingga pembagian fungsi ruang secara sederhana dan aplikatif.

Sementara itu, RAB disusun dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran, ketersediaan material lokal, serta skala pembangunan yang realistis sesuai kondisi Desa Ngargotirto.

Melalui penyusunan dokumen ini, mahasiswa KKN berharap pengolahan pupuk kompos yang selama ini masih berskala rumah tangga dapat berkembang menjadi skala produksi yang lebih besar dan terorganisasi.

Jika volume produksi meningkat, pembangunan gudang penyimpanan dan fasilitas pengolahan pupuk kompos diharapkan dapat terealisasi sebagai pusat produksi dan pengelolaan limbah desa.

Pengembangan program ini juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, baik melalui penyerapan tenaga kerja lokal, pengurangan ketergantungan terhadap pupuk kimia, maupun peningkatan nilai jual pupuk kompos sebagai produk unggulan desa.

Dokumen gambar kerja dan RAB yang telah disusun selanjutnya akan diserahkan kepada Kantor Kepala Desa Ngargotirto sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan desa ke depan.

Kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa KKN UNDIP dalam mendukung sinergi antara masyarakat dan pemerintah desa guna mendorong pembangunan berbasis potensi lokal dan kemandirian ekonomi.

Exit mobile version