Beranda Daerah Antisipasi Gangguan Kamtibmas Ramadan, Pemkab Karanganyar dan Aparat Perketat Pengawasan Petasan

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Ramadan, Pemkab Karanganyar dan Aparat Perketat Pengawasan Petasan

Rakor yang digelar di Kabupaten Karanganyar tersebut menitikberatkan pada pengendalian penggunaan petasan serta stabilitas harga kebutuhan pokok.

Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti saat menyampaikan paparan dalam Rakor Lintas Sektoral,
Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti saat menyampaikan paparan dalam Rakor Lintas Sektoral, Jumat (20/2/2026). (Foto: Iwan)

KARANGANYAR, Jatengnews.id  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bersama TNI dan Polri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1447 H, Jumat (20/2/2026).

Rakor yang digelar di Kabupaten Karanganyar tersebut menitikberatkan pada pengendalian penggunaan petasan serta stabilitas harga kebutuhan pokok.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menegaskan bahwa forum lintas sektoral ini bertujuan menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadhan.

“Situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif merupakan prasyarat utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan khusyuk dan tenang,” ujar Rober.

Ia menyebut, meningkatnya aktivitas masyarakat saat Ramadhan berpotensi memunculkan berbagai gangguan kamtibmas, mulai dari peredaran minuman keras, narkoba, perjudian, prostitusi, premanisme, kejahatan jalanan, hingga penggunaan petasan.

Bupati secara khusus menyoroti bahaya petasan, mengingat insiden ledakan yang terjadi di wilayah Tawangmangu tahun lalu yang mengakibatkan warga mengalami luka bakar.

“Peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang kembali, terlebih pada momentum bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” tegasnya.

Menurut Rober, upaya cipta kondisi tidak cukup hanya dengan penegakan hukum, tetapi juga harus diiringi langkah pencegahan, pengawasan, dan pembinaan masyarakat secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, perangkat daerah, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar, Arman Sahti, memastikan seluruh pemangku kepentingan siap menghadapi arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

“Dari hasil pemaparan, seluruh infrastruktur sudah siap, termasuk perbaikan jalan. Dengan kesiapan ini, kita dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan,” katanya.

Terkait penggunaan petasan, Kapolres menegaskan pihaknya akan mengintensifkan edukasi kepada masyarakat sekaligus melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran.

“Soal petasan menjadi atensi serius. Kita edukasi masyarakat bahwa ada sanksi hukum terhadap pengguna maupun perakit petasan. Seluruh Bhabinkamtibmas kita kerahkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” tandasnya.(02)

Exit mobile version