Beranda Daerah Sinergi KKN UNDIP dan Desa Tlogotirto: Hadirkan Alat Pemipil Jagung Modern untuk...

Sinergi KKN UNDIP dan Desa Tlogotirto: Hadirkan Alat Pemipil Jagung Modern untuk Efisiensi Petani

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro memperkenalkan alat pemipil jagung otomatis di Desa Tlogotirto untuk mempercepat proses pascapanen, mengurangi beban tenaga kerja, dan meningkatkan produktivitas petani.

mesin jagung
Mahasiswa KKN UNDIP berfoto bersama warga Desa Tlogotirto saat melakukan sosialisasi dan penyerahan inovasi mesin pemipil jagung guna membantu efisiensi proses pascapanen petani setempat, di Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Kamis (29/01/2026) (Foto: Dok KKN).

Sragen, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan sosialisasi dan demonstrasi penggunaan alat pemipil jagung otomatis di Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Kamis (29/01/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efisiensi proses pascapanen jagung bagi petani setempat.

Pertanian jagung merupakan salah satu komoditas utama masyarakat Desa Tlogotirto.

Kondisi geografis serta curah hujan yang mendukung menjadikan sektor pertanian, khususnya padi dan jagung, sebagai tulang punggung ekonomi desa.

Edukasi Otomasi untuk Tingkatkan Produktivitas

Koordinator Kelompok KKN UNDIP, Prayoga Akbar, menjelaskan bahwa program ini menyasar petani jagung sebagai penerima manfaat utama.

“Kami ingin memberikan edukasi mengenai otomasi alat pertanian yang dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan serta memudahkan para petani dalam proses pemipilan jagung,” ujarnya.

Penanggung jawab kegiatan, Fatich Muhammad Thoriq, menambahkan bahwa tim KKN tidak hanya memberikan sosialisasi, tetapi juga mendemonstrasikan langsung cara penggunaan mesin.

“Selain itu, kami juga membagikan buku panduan (guide book) agar petani dapat memahami cara pengoperasian dan perawatan mesin sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan setelah program KKN selesai,” jelasnya.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh mahasiswa dari jurusan Teknik Mesin mengenai pentingnya otomasi alat pertanian dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Setelah itu, peserta mengikuti sesi demonstrasi penggunaan alat serta diskusi tanya jawab.

Petani Sambut Positif Inovasi Pascapanen

Salah satu petani jagung, Marmo, mengaku terbantu dengan adanya alat pemipil jagung otomatis tersebut.

“Karena proses pascapanennya sudah lebih mudah, saya jadi tidak takut lagi kalau mau menambah luas lahan tanam. Mau panen sebanyak apa pun, sudah ada alat yang bisa mengatasinya dengan cepat,” ungkapnya.

Dengan adanya alat ini, proses pemipilan yang sebelumnya memakan waktu dan tenaga lebih besar dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien.

Bagian dari Program Pengabdian 35 Hari

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja KKN UNDIP di Desa Tlogotirto yang berlangsung selama 35 hari.

Selain sosialisasi alat pertanian, mahasiswa juga melaksanakan berbagai program lain, seperti edukasi pencegahan stunting, posyandu keliling, kegiatan belajar mengajar, pendampingan petani, hingga revitalisasi penunjuk jalan desa.

Melalui berbagai program tersebut, mahasiswa KKN UNDIP berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kualitas hidup masyarakat Desa Tlogotirto secara berkelanjutan.

Exit mobile version