26 C
Semarang
, 23 Februari 2026
spot_img

Gonjang-ganjing  PSI Semarang, Pengamat Sebut Partai Hanya Bertumpu pada Figur

Ketahui lebih lanjut tentang PSI Semarang dan pengaruh besar Joko Widodo dalam partai ini serta pengunduran diri pengurus DPD.

SEMARANG, Jatengnews.id – Gelombang pengunduran diri puluhan pengurus DPD PSI Kota Semarang dari 13 DPC di berbagai kecamatan dinilai tak bisa dilepaskan dari karakter dasar partai yang sangat bertumpu pada figur.

Pengamat Politik Universitas Diponegoro, Nurhidayat Sardini, menilai kekuatan utama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) selama ini berada pada sosok Joko Widodo.

Menurut dia, sejak awal PSI mengandalkan daya tarik dan pengaruh Jokowi sebagai sumber legitimasi politik.

Hal itu, kata dia, semakin terlihat ketika putra Jokowi, Kaesang Pangarep, dalam waktu relatif singkat mendaftar dan kemudian terpilih sebagai ketua umum.

“Itu peristiwa yang sangat jarang dalam sejarah elektoral kita. Ini mengonfirmasi betapa kuatnya peran figur dalam tubuh PSI,” ujarnya saat ditemui Jatengnews.id usai diskusi di Kantor Gubernur Jateng, Senin (23/2/2026).

Nurhidayat menilai, selama pengaruh Jokowi masih kuat, PSI akan tetap eksis. Namun, eksistensi tidak otomatis berbanding lurus dengan kemenangan elektoral.

Ia menyebutkan, persepsi publik menjadi faktor kunci lain yang menentukan.

Dalam pandangannya, partai yang terlalu bergantung pada figur akan menghadapi tantangan di wilayah dengan karakter pemilih yang kritis dan berpendidikan lebih tinggi.

“PSI tidak akan terlalu laku di daerah yang orang-orangnya kritis. Semakin tinggi tingkat pendidikan, biasanya semakin tinggi pula ekspektasi dan sikap kritis terhadap partai politik,” katanya.

Ia menambahkan, basis dukungan partai semacam ini cenderung lebih kuat di segmen pemilih yang masih memiliki ketergantungan tinggi pada figur dan pengaruh politik tertentu.

Gejolak internal di Semarang, lanjutnya, menjadi ujian apakah PSI mampu memperluas basis dukungan melampaui ketergantungan pada satu sosok sentral. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN