
Wonosobo, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Misi Khusus (KKN MMK) Posko 4 UIN Walisongo Semarang menggelar Workshop Pembuatan Konten Kreatif dan Pembayaran Digital di Aula PKK Desa Serang, Kabupaten Wonosobo, Kamis (6/2/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan PKK serta pelaku UMKM Desa Serang.
Workshop tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan sistem pembayaran non-tunai.
Digitalisasi dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing UMKM di era ekonomi digital.
Kegiatan menghadirkan dua pemateri, yakni Bagas Kurnia Akbar yang menyampaikan materi pembuatan konten kreatif untuk promosi usaha, serta Eni yang memaparkan penggunaan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Dalam pemaparannya, Bagas menekankan pentingnya konten kreatif sebagai strategi pemasaran di media sosial.
Menurutnya, promosi yang menarik tidak harus mahal, tetapi harus relevan dan mampu menjangkau target pasar.
“Konten kreatif bukan harus mahal, tetapi harus relevan dan menarik. Dengan memanfaatkan ponsel dan ide sederhana, UMKM sudah bisa membuat konten promosi yang efektif,” ujar Bagas.
Sementara itu, Eni menjelaskan bahwa penggunaan QRIS memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM dalam menerima pembayaran digital dari berbagai aplikasi hanya dengan satu kode QR.
Selain praktis, sistem ini juga lebih aman dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
“QRIS memudahkan pelaku usaha karena satu kode bisa digunakan untuk berbagai aplikasi pembayaran. Ini menjadi langkah penting agar UMKM Desa Serang semakin siap bersaing di era digital,” jelas Eni.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan konten promosi serta simulasi penggunaan QRIS.
Mahasiswa KKN MMK Posko 4 turut mendampingi peserta dalam setiap tahapan praktik agar materi dapat dipahami dan diterapkan secara optimal.
Salah satu pelaku UMKM Desa Serang menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
Ia menilai workshop ini memberikan wawasan baru yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha.
“Workshop ini menambah wawasan kami, terutama dalam membuat konten promosi dan memahami pembayaran QRIS. Ilmunya bisa langsung kami terapkan untuk usaha sehari-hari,” ungkapnya.
Melalui workshop ini, KKN MMK Posko 4 berharap dapat mendorong transformasi digital UMKM Desa Serang secara berkelanjutan.
Dengan demikian, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta memperluas akses pasar di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.