30 C
Semarang
, 25 Februari 2026
spot_img

Distribusi MBG di Demak Tetap Berjalan Selama Ramadan

Program Makan Bergizi Gratis di Demak tetap berjalan selama Ramadan dengan menu sehat yang aman dan praktis.

DEMAK, Jatengnews.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Demak dipastikan tetap berjalan selama bulan suci Ramadan. Pendistribusian dilakukan setiap hari dengan penyesuaian menu agar tetap sehat, aman, dan sesuai kebutuhan sasaran penerima.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Demak, Muzani Ali Shodiqin, menjelaskan bahwa selama Ramadan MBG disalurkan dengan metode menu kemasan sehat yang praktis dan tahan lama.

“Betul, untuk bulan Ramadan distribusi MBG tetap berjalan, yang mana dilaksanakan setiap hari dengan metode distribusi menu kemasan sehat,” ujar Muzani, Selasa (24/2/2026).

Menu kemasan tersebut antara lain berupa roti, telur rebus, buah-buahan seperti jeruk, kurma, serta susu. Seluruh menu dipastikan tidak pedas, tidak mudah basi, dan dikemas menggunakan tote bag agar lebih aman dan higienis.

Sementara itu, menu nasi hanya diberikan kepada kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Menurut Muzani, balita yang menjadi sasaran adalah anak usia hingga maksimal empat tahun yang belum bersekolah dan tidak menjalankan puasa, sehingga tetap membutuhkan asupan makanan siap santap.

Untuk penyaluran kepada kelompok 3B, distribusi dilakukan dengan metode rapel setiap tiga hari sekali, yakni pada hari Senin dan Kamis. Dalam satu kali distribusi, penerima akan mendapatkan satu porsi makanan siap santap dan dua porsi menu kemasan sehat.

“Kalau Senin satu menu siap santap dan dua kemasan sehat, itu untuk sasaran ibu. Kamis juga distribusi lagi dengan pola yang sama,” jelasnya.

Bagi ibu hamil yang menjalankan ibadah puasa, pihak SPPI memberikan fleksibilitas dengan menyediakan menu kering. Ibu hamil yang berpuasa diminta untuk mengonfirmasi ke masing-masing Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG).

Terkait jadwal, MBG selama Ramadan didistribusikan mulai 23 Februari hingga 20 Maret 2026. Namun, untuk distribusi langsung ke penerima dilakukan maksimal sampai 17 Maret. Hal ini dilakukan karena tanggal 18 hingga 20 Maret sudah mendekati Hari Raya Idulfitri, sehingga jatah distribusi pada tanggal tersebut akan dirapel dan diberikan lebih awal.

“Paket MBG sampai tanggal 20 Maret, tapi distribusi maksimal tanggal 17 Maret. Jadi yang mendekati lebaran itu diberikan lebih awal,” terang Muzani.

Untuk siswa sekolah, MBG dibagikan setiap hari sebelum jam pulang sekolah. Pengiriman ke sekolah dilakukan antara pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, sementara pembagian kepada siswa dilakukan oleh guru menjelang waktu pulang.

“Pendistribusian sebelum jam sekolah berakhir, antara jam delapan sampai jam sepuluh. Dibagikan ke siswa saat mereka hendak pulang,” pungkasnya. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN