WONOGIRI, Jatengnews.id — Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS 163 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menginisiasi solusi cerdas untuk menangani sampah rumah tangga di Desa Glesungrejo.
Mereka menggelar program kerja bertajuk “Pelatihan Budidaya Maggot sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga” di Dusun Karangwidodo, Kecamatan Baturetno, Wonogiri.
Program ini lahir sebagai jawaban atas keresahan warga terhadap tumpukan limbah organik, khususnya sampah dapur, yang selama ini belum masyarakat manfaatkan secara optimal.
Maggot: Solusi Limbah dan Pakan Ternak Ekonomis
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa mengedukasi warga tentang cara mengolah limbah dapur menjadi media budidaya maggot yang bernilai guna. Maggot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF) memiliki keunggulan ganda:
Pengurai Alami: Maggot mampu mengonsumsi sampah organik dengan sangat cepat.
Pakan Ternak Berkualitas: Karena kandungan proteinnya yang tinggi, maggot menjadi alternatif pakan ternak yang lebih ekonomis bagi peternak.
Edukasi dari Persiapan hingga Panen
Mahasiswa mengenalkan seluruh siklus hidup lalat BSF kepada warga. Peserta pelatihan mempelajari berbagai tahapan penting, meliputi:
Persiapan media tumbuh.
Teknik pemberian pakan yang efektif.
Proses pemeliharaan harian.
Teknik memanen maggot untuk pakan ternak.
Kegiatan berlangsung interaktif. Para peternak di Dusun Karangwidodo menunjukkan antusiasme tinggi, baik saat sesi diskusi tanya jawab maupun ketika praktik langsung. Banyak warga mulai berminat untuk mencoba menerapkan budidaya maggot ini secara mandiri di rumah masing-masing.
Harapan Dampak Jangka Panjang
Tim KKN UNS 163 berharap pelatihan ini tidak berhenti pada seremonial belaka. Mereka menginginkan budidaya maggot berkembang menjadi solusi inovatif yang berkelanjutan.
“Kami berharap program ini mampu mengolah limbah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Glesungrejo,” ujar perwakilan mahasiswa KKN UNS 163. Dengan pemanfaatan limbah yang tepat, warga tidak hanya mendapatkan lingkungan yang bersih, tetapi juga manfaat finansial jangka panjang. (01).



