Beranda Daerah Pemkot Semarang Bergerak Cepat Perbaiki Rumah Terdampak Puting Beliung

Pemkot Semarang Bergerak Cepat Perbaiki Rumah Terdampak Puting Beliung

Agustina menegaskan bahwa Pemerintah Kota Semarang langsung merespons laporan warga begitu kejadian terjadi.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung di RT 07 RW 12, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, pada Rabu (25/2/2026). (Foto : Dok Pemkot Semarang)
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung di RT 07 RW 12, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, pada Rabu (25/2/2026). (Foto : Dok Pemkot Semarang)

SEMARANG, Jatengnews.id – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di RT 07 RW 12, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Rabu (25/2/2026).

Angin kencang yang disertai hujan lebat melanda wilayah Semarang Barat pada sore hingga malam hari, mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan. Bagian atap terlepas, beberapa material bangunan roboh, dan sebagian struktur rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Dalam kunjungannya, Agustina menegaskan bahwa Pemerintah Kota Semarang langsung merespons laporan warga begitu kejadian terjadi. Aparat kecamatan dan kelurahan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta dinas terkait segera melakukan pendataan dan penanganan awal di lokasi.

“Begitu laporan masuk, tim langsung turun untuk asesmen dan memberikan bantuan darurat. Kami ingin memastikan warga tidak menghadapi situasi ini sendirian,” ujarnya.

Data sementara menunjukkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemkot telah menyalurkan bantuan logistik, termasuk terpal untuk menutup bagian atap yang rusak guna mencegah kerusakan lebih lanjut akibat hujan susulan. Selain itu, proses pendataan terus dilakukan sebagai dasar pemberian bantuan perbaikan rumah sesuai ketentuan yang berlaku.

Agustina juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Warga diimbau memeriksa kondisi atap rumah, memangkas ranting pohon yang berisiko tumbang, serta segera melapor kepada perangkat wilayah jika menemukan kondisi yang membahayakan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam mengurangi dampak bencana hidrometeorologi. “Kita harus saling bekerja sama agar risiko bisa ditekan seminimal mungkin,” tegasnya.

Melalui langkah cepat dan koordinasi lintas sektor, Pemkot Semarang berkomitmen mempercepat proses rehabilitasi rumah warga terdampak sekaligus meningkatkan ketahanan kota menghadapi cuaca ekstrem. (03)

Exit mobile version