
Wonosobo, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Misi Khusus (KKN MMK) Posko 3 Kejajar dari UIN Walisongo Semarang menggelar Sosialisasi Biopori bersama Ibu-ibu PKK di Kampung Tuksari, Kelurahan Kejajar, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat.
Program sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai respons atas permasalahan sampah organik rumah tangga yang masih menjadi tantangan di lingkungan permukiman.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai lubang resapan biopori sebagai solusi sederhana, murah, dan ramah lingkungan untuk mengurangi timbulan sampah organik sekaligus meningkatkan daya resap air tanah.
Dalam pemaparan materi, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pengertian biopori, manfaatnya bagi lingkungan, serta perannya dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
Biopori merupakan lubang resapan tanah yang dibuat secara vertikal dan diisi dengan sampah organik.
Metode ini berfungsi meningkatkan daya serap air, mengurangi risiko genangan, serta membantu proses penguraian sampah secara alami.
Diskusi dan sesi tanya jawab berlangsung aktif. Antusiasme Ibu-ibu PKK terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan terkait teknis pembuatan dan perawatan lubang biopori di lingkungan rumah masing-masing.
Namun, rencana praktik pemasangan lubang biopori belum dapat dilakukan secara langsung karena hujan deras yang terjadi saat kegiatan berlangsung.
Kondisi tanah yang basah dinilai belum memungkinkan untuk dilakukan pengeboran secara aman dan optimal.
Tim KKN MMK Posko 3 Kejajar menyampaikan bahwa praktik pemasangan biopori akan dijadwalkan ulang pada waktu yang lebih kondusif.
Meski tanpa praktik langsung, kegiatan sosialisasi tetap berjalan lancar dan dinilai efektif sebagai langkah awal peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik.
Melalui program ini, mahasiswa KKN MMK Posko 3 Kejajar berharap sosialisasi biopori dapat memperkuat peran Ibu-ibu PKK sebagai penggerak di tingkat keluarga dan lingkungan dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan secara berkelanjutan di Kampung Tuksari, Wonosobo.