Beranda Daerah HPSN 2026, Pemkab Karanganyar Perkuat Gerakan Jumat Berlian

HPSN 2026, Pemkab Karanganyar Perkuat Gerakan Jumat Berlian

HPSN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama.

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana pimpin kerja bakti di Pasar Tegalgede
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana pimpin kerja bakti di Pasar Tegalgede (Foto:ist)

KARANGANYAR, Jatengnews.id  – Pemerintah Kabupaten Karanganyar memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 dengan memperkuat gerakan kebersihan lingkungan melalui program Jumat Pagi Bersih Lingkungan (Jumat Berlian), Jumat (27/2/2026).

Peringatan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen daerah dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan, sejalan dengan surat edaran Bupati Karanganyar tentang gerakan kebersihan rutin di seluruh wilayah.

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana mewakili Bupati Rober Christanto menegaskan, HPSN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama.

“Hari ini kita memperingati Hari Peduli Sampah Nasional. Setiap Jumat kita ada Jumat Berlian. Ini bukan kegiatan simbolis, tapi gerakan nyata menjaga lingkungan dan memastikan keberlangsungan hidup masyarakat,” ujarnya.

Adhe menekankan, kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci keberhasilan program kebersihan. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan sehat akan berdampak langsung pada kualitas hidup warga.

“Sampah ini PR kita bersama. Kalau lingkungan bersih dan sehat, aktivitas masyarakat juga berjalan baik. Karena itu, kampanye sadar lingkungan dan sadar sampah harus terus digelorakan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Karanganyar Kurniadi Maulato menambahkan, gerakan kebersihan tidak hanya dilaksanakan saat HPSN, tetapi rutin digelar setiap Selasa dan Jumat melalui kegiatan kurve atau kerja bakti.

“Sesuai amanat Presiden yang ditindaklanjuti Pak Bupati, seluruh perangkat daerah wajib terlibat. Kami juga bersinergi dengan Forkopimda untuk menyukseskan gerakan kebersihan ini,” katanya.

Ia menyebutkan, partisipasi aparatur dan masyarakat dalam kegiatan kerja bakti terus meningkat. Hal itu dinilai sebagai indikator tumbuhnya budaya hidup bersih di Karanganyar.

Pemkab Karanganyar berharap, gerakan Jumat Berlian mampu memperkuat budaya kebersihan dari tingkat desa hingga kabupaten, sebagai kontribusi nyata mewujudkan Indonesia yang asri, aman, resik, sehat, dan indah.

“Ini komitmen bersama. Dari Karanganyar, kita mulai langkah kecil untuk perubahan besar,” pungkasnya.(02)

Exit mobile version