
Batang, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN-MIT) ke-21 UIN Walisongo Semarang menebarkan 450 bibit tumbuhan di Desa Rowosari, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (8/1/2026).
Kegiatan bertajuk “Bersama Kita Rawat dan Ruwat Alam Rowosari” ini menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat desa.
Sebanyak 450 bibit berasal dari Persemaian Permanen Bergas, Ungaran.
Jenis bibit yang dibagikan meliputi alpukat, jambu, sirsak, jengkol, dan petai.
Bibit tersebut didistribusikan ke empat dusun, yakni Dusun Rowosari, Adiloko, Paten, dan Pencar.
Pemberitahuan pembagian bibit dilakukan melalui undangan langsung, pengumuman lewat pengeras suara musala, serta pamflet di media sosial.
Adapun lokasi pengambilan bibit dipusatkan di rumah masing-masing kepala dusun.
Selain dibagikan kepada warga, mahasiswa KKN juga melakukan penanaman bersama di sepanjang jalan Dusun Pencar dan di area lapangan Rowosari sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian alam.
Penanggung jawab kegiatan, Farah Ghifari, menjelaskan bahwa pemilihan bibit buah bertujuan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami ingin meninggalkan sesuatu yang dapat dimanfaatkan dan berdampak berkelanjutan. Nantinya, ketika tanaman ini tumbuh besar dan berbuah, hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-MIT 21 berharap kesadaran kolektif warga untuk merawat lingkungan semakin meningkat, sekaligus menjadikan Desa Rowosari sebagai desa yang hijau dan produktif di Kabupaten Batang.