27 C
Semarang
, 27 Februari 2026
spot_img

Tawur Agung Nasional 2026 Digelar di Prambanan, Diperkirakan Dihadiri 35 Ribu Umat

Selain ritual keagamaan, perayaan akan dimeriahkan pawai budaya yang menampilkan enam ogoh-ogoh karya generasi muda Jawa Tengah.

SEMARANG, Jatengnews.id  — Upacara Tawur Agung Kesanga Nasional 2026 akan digelar di Candi Prambanan pada Rabu, 18 Maret 2026, sehari menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada 19 Maret 2026.

Puncak ritual akan berlangsung di pelataran Wisnu Mandala, kompleks candi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Klaten–Sleman).

Ketua Panitia Tawur Agung Nasional 2026, Bibit Hariadi, mengatakan rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 8 Maret 2026. Selain ritual keagamaan, perayaan akan dimeriahkan pawai budaya yang menampilkan enam ogoh-ogoh karya generasi muda Jawa Tengah.

“Ogoh-ogoh ini karya anak-anak muda Jawa Tengah. Ini kreativitas lokal, sekaligus daya tarik wisata,” ujar Bibit usai audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah di Semarang, Kamis (26/2/2026).

Panitia memperkirakan jumlah kehadiran mencapai 30.000 hingga 35.000 orang dari berbagai daerah, seperti Jawa, Lampung, hingga Bali. Dengan skala tersebut, kegiatan ini dinilai memiliki dampak luas, baik secara spiritual maupun ekonomi.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, antusiasme umat sangat tinggi. Karena itu, kami perkirakan puluhan ribu orang akan hadir,” katanya.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jawa Tengah, Tri Wahono, menegaskan bahwa penyelenggaraan Tawur Agung di Prambanan tidak dimaksudkan untuk meniru Bali. Menurut dia, upacara akan menampilkan identitas dan tradisi khas Jawa Tengah.

“Kita tidak pernah mengangkat konsep Bali. Jawa Tengah punya tradisi sendiri. Gunungan menjadi ikon budaya kita, berkahnya nanti dibagi bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan tersebut merupakan upaya menghadirkan kembali tradisi lokal di ruang publik tanpa meninggalkan nilai sakral ritual.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Tawur Agung Nasional 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kata dia, akan memastikan pelaksanaan acara berjalan tertib dan tetap menjaga kelestarian kawasan cagar budaya.

“Pemprov Jateng mendukung pelaksanaan Tawur Agung Nasional, dengan tetap menjaga kesakralan, ketertiban, keamanan, dan kelestarian kawasan Prambanan,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat citra Jawa Tengah sebagai provinsi yang inklusif dan berbudaya. Menanggapi undangan panitia, Ahmad Luthfi memastikan akan menghadiri puncak acara. “Nggih, saya datang nanti,” katanya.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN