KARANGANYAR, Jatengnews.id – Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menekankan pentingnya perubahan pola pikir sebagai fondasi utama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu ia sampaikan saat menggelar reses di Kabupaten Karanganyar, belum lama ini.
Sumanto mengingatkan bahwa rasa takut gagal kerap menjadi penghambat utama seseorang untuk maju. Banyak orang, menurutnya, lebih memilih bertahan di zona nyaman dibanding mencoba peluang baru yang sebenarnya bisa membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
“Kesempatan sering datang, tetapi kita sendiri yang ragu mengambilnya. Padahal, tanpa keberanian melangkah, perubahan tidak akan terjadi,” ungkapnya.
Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menilai, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan program atau bantuan pemerintah, tetapi juga oleh kesiapan mental masyarakat dalam memanfaatkan peluang tersebut. Ia mengajak warga untuk mulai membangun optimisme dan semangat berusaha.

Sumanto juga menyoroti berbagai program pemberdayaan ekonomi yang telah digulirkan pemerintah daerah, mulai dari pelatihan keterampilan, dukungan modal bagi pelaku UMKM, hingga fasilitasi pemasaran produk lokal. Ia berharap masyarakat tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
Menurutnya, kemajuan ekonomi dapat diraih secara bertahap apabila dibarengi kerja keras dan konsistensi. Ia mendorong warga untuk tidak malu memulai usaha dari skala kecil, karena banyak bisnis besar berawal dari langkah sederhana yang ditekuni dengan sungguh-sungguh.
“Kita harus punya tekad untuk terus berkembang. Jika hari ini lebih produktif dari kemarin, maka masa depan akan lebih cerah,” tuturnya.
Di akhir kegiatan, warga menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait akses permodalan dan perluasan pasar.
DPRD Jawa Tengah, kata Sumanto, akan terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada ekonomi kerakyatan guna menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. (ADV)