Beranda Daerah Badai Angin Terjang Kompleks Gubernuran Jateng, Kanopi Parkiran DPRD Roboh

Badai Angin Terjang Kompleks Gubernuran Jateng, Kanopi Parkiran DPRD Roboh

Kanopi Gedung DPRD Jawa Tengah dilaporkan jatuh dari bagian atas bangunan. Di area belakang kantor Gubernur Jateng, kanopi parkiran mobil pegawai juga terlihat nyaris roboh setelah diterpa angin kencang.

Kanopi parkiran mobil pegawai terlihat nyaris roboh setelah diterpa angin kencang, Rabu (4/3/2026). (Foto: Kamal)
Kanopi parkiran mobil pegawai terlihat nyaris roboh setelah diterpa angin kencang, Rabu (4/3/2026). (Foto: Kamal)

SEMARANG, Jatengnews.id – Badai angin kencang yang melanda Kota Semarang, Rabu (4/3/2026) sore, menyebabkan sejumlah fasilitas di kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah mengalami kerusakan.

Beberapa bagian bangunan yang mengalami kerusakan diantarannya di area antara Gedung Pemerintah Provinsi Jateng dan DPRD Jateng tampak papan meading roboh akibat terjangan angin.

Selain itu, kanopi Gedung DPRD Jawa Tengah dilaporkan jatuh dari bagian atas bangunan. Di area belakang kantor Gubernur Jateng, kanopi parkiran mobil pegawai juga terlihat nyaris roboh setelah diterpa angin kencang.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, pihaknya langsung melakukan pengecekan dampak setelah angin besar melanda kawasan tersebut.

“Ini kita lagi ngecek dampak dari angin kencang tadi. Mungkin teman-teman juga merasakan. Tapi yang penting kita bicara tentang keselamatan,” ujarnya di lokasi.

Selain merusak fasilitas bangunan, angin kencang juga menyebabkan tiang listrik dan sebuah tower roboh di sekitar kawasan tersebut. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah berkoordinasi dengan PLN untuk segera melakukan penanganan.

“Yang utama supaya aliran listrik dihilangkan dulu. Kita sudah komunikasi dengan PLN, nanti untuk dibersihkan,” kata Sumarno.

Ia menegaskan, langkah awal yang diutamakan adalah memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan bagi pegawai maupun masyarakat yang berada di sekitar kompleks perkantoran.

Karena kejadian berlangsung menjelang sore, proses pembersihan besar-besaran belum dilakukan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan melakukan asesmen menyeluruh pada Sabtu untuk menentukan langkah perbaikan.

“Untuk pembersihan dan sebagainya besok akan kita asesmen dan tentukan apa yang dilakukan,” tandasnya.

Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sejumlah area di kompleks Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk sementara dibatasi demi alasan keselamatan. (03)

Exit mobile version