Beranda Daerah Kronologi Mayat Ditemukan di Sungai Wulan Demak

Kronologi Mayat Ditemukan di Sungai Wulan Demak

Penemuan bermula saat seorang warga yang hendak mencari takjil mendapat informasi dari pencari ikan yang melihat adanya mayat di pinggir sungai

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra memberikan arahan kepada Bhabinkamtibmas jajaran Polres Demak di Aula Wicaksana Laghawa terkait peningkatan kewaspadaan dan langkah preventif menjaga kamtibmas selama bulan Ramadan. (Foto: Sam)
Petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi jenazah yang ditemukan di pinggir Sungai Wulan, Desa Tempel, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. (Foto:Sam)

DEMAK, Jatengnews.id – Warga Desa Tempel, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di pinggir Sungai Wulan, Selasa (3/3/2026) sore. Korban diketahui bernama Nor Suwanto (31), seorang pedagang asal Kabupaten Jepara.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.45 WIB, tepatnya di seberang Balai Desa Tempel. Penemuan bermula saat seorang warga yang hendak mencari takjil mendapat informasi dari pencari ikan yang melihat adanya mayat di pinggir sungai. Saksi kemudian memastikan langsung ke lokasi dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Tempel serta Polsek Wedung.

Kapolsek Wedung AKP Pri Bawono mengatakan, laporan dari warga diterima sekitar pukul 18.15 WIB dan petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) bersama unsur terkait.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal,” ujar AKP Pri Bawono saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).

Dari hasil pemeriksaan medis awal yang dilakukan dokter jaga RS Sultan Fatah Karangawen, dr. Agung Cahyono, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya luka akibat kekerasan,” jelas AKP Pri Bawono mengutip keterangan dokter.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui telah lama mengalami gangguan kejiwaan.

“Keluarga menyampaikan bahwa korban memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan,” tambahnya.

Usai dilakukan pemeriksaan, jenazah korban sempat dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak. Namun karena kendala fasilitas pendingin, jenazah kemudian dirujuk ke RS Sultan Fatah Karangawen Demak untuk penanganan lebih lanjut.

Dalam penanganan kejadian tersebut, aparat kepolisian dari Polres Demak bersama Polsek Wedung, unit identifikasi, petugas Pamapta, Bhabinkamtibmas Desa Tempel, serta perangkat desa turut berada di lokasi.

Polisi memastikan peristiwa tersebut telah ditangani sesuai prosedur dan jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga. Masyarakat diimbau tetap tenang serta segera melapor kepada aparat jika menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar. (03)

Exit mobile version