SEMARANG, Jatengnews.id – Jebolnya tanggul Sungai Plumbon di Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, menyebabkan banjir deras yang merusak puluhan rumah pada Rabu (4/3/2026) dini hari.
Warga mengaku kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Maliki (55), warga yang rumahnya berhadapan langsung dengan titik tanggul jebol, menyebut sekitar 130 paket lebaran titipan pekerja pabrik hanyut terbawa banjir.
“Airnya deras, saya tak sempat selamatkan barang. Yang saya utamakan nyawa keluarga,” ujarnya.
Selain paket lebaran, perabot rumah dan empat motornya turut rusak. Total kerugian diperkirakan lebih dari Rp100 juta.
Warga lain, Jumini (55), juga mengaku kehilangan banyak barang.
“Air masuk sampai leher. TV, kompor, kasur, semua glempang,” katanya.
Ia menyebut cucunya sempat terluka oleh serpihan material tanggul.
Ketua RT 1 RW 1 Mangkang Kulon, Jarianto, mencatat sekitar 50 KK terdampak.
“Ada rumah yang perabotannya rusak total. Lumpur di beberapa rumah setinggi lutut,” ungkapnya.
Camat Tugu, Eko Padang, menyatakan penanganan darurat telah dilakukan.
“Kami koordinasi dengan BBWS, DPU hingga BPBD. Tanggul darurat dengan sandbag dipasang hari ini,” jelasnya.
BBWS rencananya membangun tanggul permanen, sementara sebagian warga mengungsi ke rumah keluarga.(02)



