31 C
Semarang
, 5 Maret 2026
spot_img

Pemkot Semarang Sigap Atasi Dampak Hujan Angin, 86 Pohon Tumbang Berhasil Dievakuasi

Agustina juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

SEMARANG, Jatengnews.id – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng selalu sigap menginstruksikan jajaran Pemkot Semarang untuk bergerak cepat menanggulangi dampak hujan deras yang disertai angin kencang yang melanda, Rabu (4/3/2026) sore.

Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan banyak pohon berukuran besar tumbang di sejumlah ruas jalan. Selain itu, beberapa papan reklame serta atap baja ringan dari warung di berbagai titik juga dilaporkan beterbangan karena tidak kuat menahan terpaan angin.

Berdasarkan pendataan hingga Rabu malam, tercatat lebih dari 80 titik pohon tumbang maupun kerusakan pohon yang tersebar di berbagai wilayah Kota Semarang. Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Semarang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Satpol PP, serta relawan dan warga setempat langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan.

Beberapa lokasi yang terdampak antara lain di Jalan Pahlawan, Jalan Imam Bardjo, Jalan Suratmo, Jalan Dr. Cipto, Jalan S. Parman, Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Kota Lama, hingga wilayah Purwoyoso, Ngaliyan, Pedurungan, Genuk, dan Semarang Timur. Bahkan di sejumlah titik seperti Lapangan Simpang Lima, Jalan Madukoro, dan Jalan Mayjend Sutoyo, ditemukan lebih dari satu pohon tumbang akibat kencangnya angin.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memastikan bahwa penanganan dilakukan secara cepat agar tidak menimbulkan gangguan lalu lintas maupun risiko bagi masyarakat.

Petugas di lapangan segera melakukan pemotongan batang pohon, membersihkan ranting, serta membuka akses jalan yang sempat tertutup material pohon tumbang.

“Setelah laporan diterima, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan. Dalam satu malam, sebanyak 86 titik pohon tumbang berhasil ditangani oleh tim gabungan BPBD, Disperkim, relawan, serta warga sehingga akses jalan dapat kembali normal,” ujar Agustina.

Pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan permukiman, fasilitas umum, serta area perkantoran. Beberapa di antaranya berada di sekitar Balaikota Semarang, kawasan rumah dinas wali kota, sekolah, puskesmas pembantu, serta taman kota. Hingga kini, penanganan masih terus dilakukan di beberapa lokasi yang membutuhkan tindakan lanjutan.

Agustina juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan pohon yang rawan tumbang atau kejadian darurat lainnya agar bisa segera ditangani oleh petugas. Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami juga mengajak masyarakat untuk berhati-hati, terutama saat hujan deras disertai angin kencang,” tuturnya.

Pemkot Semarang menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi pohon peneduh di ruang publik sebagai langkah mitigasi guna mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN