Beranda Daerah Di Balik TMMD, Prajurit TNI Menjadi Guru Ngaji bagi Anak-anak Desa Somagede

Di Balik TMMD, Prajurit TNI Menjadi Guru Ngaji bagi Anak-anak Desa Somagede

Bagi anak-anak Desa Somagede, kehadiran Serda Khoerul bukan hanya sebagai prajurit yang membantu membangun desa, tetapi juga sebagai sosok guru yang sabar menuntun mereka mengenal dan mencintai Al-Qur’an.

TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen bersama anak-anak berkumpul membawa mushaf Al-Qur’an, duduk rapi mengikuti bimbingan mengaji. (Foto : Dokumen)
TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen bersama anak-anak berkumpul membawa mushaf Al-Qur’an, duduk rapi mengikuti bimbingan mengaji. (Foto : Dokumen)

KEBUMEN, Jatengnews.id — Senja perlahan turun di Desa Somagede. Langit mulai meredup, sementara suara anak-anak yang melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an terdengar pelan namun penuh semangat.

Di tengah kesibukan pembangunan program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen, pemandangan hangat itu menjadi warna tersendiri bagi warga desa.

Di sebuah sudut dekat lokasi sasaran fisik TMMD, beberapa anak duduk rapi dengan mushaf Al-Qur’an di tangan. Mereka berkumpul untuk belajar mengaji, dipandu oleh seorang prajurit TNI yang dengan sabar membimbing setiap bacaan.

Ia adalah Serda Khoerul, anggota Satgas TMMD yang menyempatkan waktunya di sela-sela tugas pembangunan untuk menjadi guru ngaji bagi anak-anak desa.

Dengan suara lembut namun tegas, Serda Khoerul memperbaiki tajwid, mengulang bacaan yang keliru, dan memberi contoh pelafalan yang benar. Anak-anak pun mengikuti dengan antusias. Sesekali senyum dan tawa kecil muncul ketika mereka berhasil melafalkan ayat dengan benar.

Bagi anak-anak Desa Somagede, kehadiran Serda Khoerul bukan hanya sebagai prajurit yang membantu membangun desa, tetapi juga sebagai sosok guru yang sabar menuntun mereka mengenal dan mencintai Al-Qur’an. Suasana sederhana itu menghadirkan kehangatan yang dirasakan tidak hanya oleh anak-anak, tetapi juga para orang tua yang menyaksikan dari kejauhan.

Di tengah denting alat kerja dan kesibukan pembangunan, kegiatan mengaji tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan desa tidak hanya tentang jalan, jembatan, atau infrastruktur lainnya, tetapi juga tentang membangun karakter dan nilai-nilai kehidupan.

Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa program TMMD tidak semata berfokus pada pembangunan fisik. Menurutnya, TMMD juga membawa misi sosial dan spiritual yang bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti mengajar mengaji, kami berharap kehadiran prajurit dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Di Desa Somagede, senja kini bukan hanya penanda berakhirnya hari. Ia juga menjadi saksi bagaimana cahaya ilmu terus disebarkan—dari seorang prajurit kepada generasi kecil desa, yang kelak akan meneruskan harapan masa depan. (03)

Exit mobile version