JEPARA, Jatengnews.id – PLN UIK Tanjung Jati B memperkuat keandalan PLTU Tanjung Jati B di Tubanan, Jepara, untuk menjaga pasokan listrik tetap stabil bagi masyarakat di bulan suci Ramadan.
Permintaan listrik diperkirakan meningkat signifikan pada waktu sahur dan berbuka puasa. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PLN melakukan pemeliharaan rutin (HAR) yang mencakup pemeliharaan preventif, korektif, dan monitoring sistem pembangkitan.
Sejak awal Maret 2026, tim teknis melakukan pengecekan sistem pemadam kebakaran, pengukuran getaran pada generator dan turbin, inspeksi motor serta pulverizer, hingga pengujian sistem kontrol digital pada Distributed Control System (DCS).
Pemeliharaan korektif juga dilakukan, seperti perbaikan kebocoran pipa, penyesuaian boiler, dan perawatan sistem conveyor.

Selain itu, monitoring performa High Pressure Heater (HPH) dan inspeksi fasilitas energi surya dilakukan untuk mendukung efisiensi operasional.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menegaskan keandalan pembangkit menjadi prioritas utama.
“Dengan pemeliharaan dan penguatan sistem operasional, kami memastikan seluruh unit siap beroperasi optimal, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan tanpa gangguan listrik,”katanya dikutip Jumat (06/03/2026).
Sebagai salah satu pembangkit strategis di Jawa-Bali, Tanjung Jati B menjaga standar pemeliharaan ketat, pengawasan berkelanjutan, dan kesiapsiagaan tim operasional.
“PLN menargetkan pasokan listrik tetap stabil, mendukung aktivitas masyarakat, ibadah, dan kegiatan ekonomi selama Ramadan,” imbuhnya. (ADV)



