TEGAL, Jatengnews.id – Wali Kota Dedy Yon Supriyono menekankan pentingnya antisipasi lonjakan sampah rumah tangga dan usaha selama Ramadan hingga Lebaran.
Hal itu disampaikan saat memimpin Rakor Kesiapsiagaan Penuntasan Sampah di Balai Kota Tegal, Selasa (10/3/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yuli Prasetya, menyebut tren peningkatan sampah harus diimbangi kesadaran masyarakat untuk mengurangi sampah dari sumbernya.
Pemkot Tegal menargetkan konsep Zero Waste 2029, meliputi pengurangan sampah hulu, peningkatan fasilitas pengolahan, dan edukasi berkelanjutan.
Strategi pengelolaan sampah juga menekankan perubahan perilaku masyarakat, misalnya melalui kegiatan korve bersih setiap Selasa dan Jumat. Jumlah kantor yang aktif meningkat dari 15 pada Februari menjadi 37 pada Maret 2026, dan DLH mengusulkan penghargaan bagi kantor paling konsisten mendukung gerakan “Kota Tegal Asri”.
Berdasarkan capaian 2025, skor pengelolaan sampah Kota Tegal mencapai 49,96 poin, menempatkan Tegal di peringkat ke-11 Jawa Tengah dan ke-98 nasional dari 424 kabupaten/kota.(02)



