
JAKARTA, Jatengnews.id – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia menandai tonggak sejarah baru ekonomi nasional dengan merayakan satu tahun unit usaha Bullion Indonesia.
Dalam acara bertajuk “Consolidating the First Year, Strengthening the Next Phase” pada Senin (9/3/2026), pemerintah resmi meluncurkan Indonesia Bullion Ecosystem Roadmap sebagai panduan penguatan emas sebagai instrumen keuangan likuid.
PT Pegadaian hadir sebagai pemangku kepentingan utama sekaligus motor penggerak transformasi komoditas emas menjadi aset finansial yang dinamis. Selama setahun terakhir, Pegadaian sukses mengintegrasikan layanan Tabungan Emas dan Cicil Emas ke dalam infrastruktur Layanan Bank Emas yang lebih aman, modern, dan terintegrasi secara nasional.
Menko Airlangga Apresiasi Peran Strategis Pegadaian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan apresiasi khusus kepada PT Pegadaian dan pelaku usaha bullion lainnya. Ia menilai langkah strategis Pegadaian berhasil menghidupkan ekosistem investasi emas yang terintegrasi dan berkontribusi nyata pada stabilitas ekonomi.
“Langkah Pegadaian dalam satu tahun terakhir menunjukkan dampak positif terhadap penguatan struktur ekonomi kita. Dengan infrastruktur yang matang dan strategi akurat, Pegadaian mampu menjadikan emas sebagai pilar kekuatan finansial masyarakat,” tegas Airlangga dalam sambutannya.
Pada momen tersebut, Menko Airlangga juga menyerahkan roadmap Unit Usaha Bullion untuk satu tahun ke depan. Dokumen ini bertujuan mengintegrasikan seluruh rantai pasok ekonomi emas dari hulu hingga hilir guna menciptakan nilai tambah maksimal bagi negara.
Komitmen MengEMASkan Indonesia
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menegaskan bahwa pencapaian setahun ini menjadi fondasi ekspansi yang lebih besar. Pegadaian berkomitmen penuh menjalankan mandat pemerintah dalam mengoptimalkan potensi emas nasional.
“Saat ini Pegadaian memiliki produk Layanan Bank Emas terlengkap. Kami akan terus menyempurnakan dan mengembangkan layanan agar berdampak baik bagi masyarakat,” ungkap Damar.
Senada dengan hal tersebut, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, turut memberikan dukungan. Menurutnya, momentum ini harus menjadi landasan bagi Pegadaian untuk terus menghadirkan solusi investasi emas.
“Kami ingin terus menghadirkan produk layanan emas terlengkap untuk mengEMASkan Indonesia. Tujuannya jelas, yakni mencapai ketahanan ekonomi keluarga menuju Indonesia Emas 2045,” imbuh Aries.
Masa Depan Ekosistem Bullion
Dengan dukungan penuh pemerintah, PT Pegadaian optimis usaha bullion di Indonesia akan naik kelas. Integrasi ini tidak hanya memperkuat sektor keuangan nasional, tetapi juga menjadi pilar utama pendukung ekonomi kreatif dan inklusi keuangan yang lebih luas.
Melalui sinergi antar-stakeholder, ekosistem bullion ini diproyeksikan menjadi standar baru dalam pengelolaan aset strategis bangsa, sekaligus memastikan Indonesia memiliki daya saing kuat di pasar emas global. (01).