28 C
Semarang
, 13 Maret 2026
spot_img

Pengamanan Mudik Lebaran 2026 di Jateng Dimulai

Apel dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi sebagai tanda kesiapan personel dan sarana prasarana menghadapi lonjakan pemudik.

SEMARANG, Jatengnews.id – Pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di Jawa Tengah resmi dimulai melalui apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi di Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Kamis (12/3/2024).

Apel dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi sebagai tanda kesiapan personel dan sarana prasarana menghadapi lonjakan pemudik.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengamanan Idulfitri 1447 Hijriah.

“Keberhasilan tugas ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Tingkatkan solidaritas dan sinergitas agar masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman,” kata Luthfi membacakan amanat Kapolri.

Operasi Ketupat Candi difokuskan pada pengamanan arus lalu lintas, tempat ibadah, pusat keramaian, kawasan wisata hingga objek vital lainnya.

Pergerakan masyarakat menuju Jawa Tengah selama periode mudik diperkirakan mencapai sekitar 38,71 juta orang, dengan estimasi 17,7 juta orang masuk ke wilayah tersebut. Kepadatan diprediksi terjadi di jalur Tol Trans Jawa, jalur Pantura, jalur selatan, serta jalur wisata menuju Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kapolda Jateng Ribut Hari Wibowo mengatakan pihaknya menyiapkan berbagai layanan bagi pemudik, salah satunya program valet and ride bagi pengguna sepeda motor.

“Motor pemudik akan diangkut menggunakan towing, sementara pemudik naik bus menuju Semarang,” ujarnya.

Selain itu, puluhan posko mudik juga disiapkan di berbagai jalur utama dengan melibatkan TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Basarnas, hingga BPBD untuk memberikan layanan terpadu bagi masyarakat selama perjalanan mudik.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN