Beranda Daerah PLN Jateng Pastikan Pasokan Listrik Ramadan dan Lebaran 2026 Aman, Siagakan 3.888...

PLN Jateng Pastikan Pasokan Listrik Ramadan dan Lebaran 2026 Aman, Siagakan 3.888 Personel

Pasokan listrik di wilayah Jawa Tengah dalam posisi aman dengan cadangan daya yang sangat memadai.

Apel Siaga PLN Jateng
General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi saat memimpin apel siaga jelang lebaran 2026. (Foto: dok/PLN)

SEMARANG, Jatengnews.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah menjamin kesiapan sistem kelistrikan menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Hingga Rabu (11/3/2026), PLN mengonfirmasi bahwa pasokan listrik di wilayah Jawa Tengah dalam posisi aman dengan cadangan daya yang sangat memadai.

General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menjelaskan bahwa sistem interkoneksi Jawa–Madura–Bali (Jamali) menyokong penuh kelistrikan di wilayahnya. Saat ini, PLN memiliki daya mampu pasok sebesar 7.203 MW dengan beban puncak 4.697 MW. Angka ini menunjukkan adanya surplus daya mencapai 34,79 persen.

Tak hanya sistem besar, PLN juga mengawal ketat empat sistem kelistrikan terpisah (isolated) di Kepulauan Karimunjawa. Wilayah yang mencakup Pulau Karimunjawa, Parang, Genting, dan Nyamuk ini memiliki total daya mampu 2.550 kW. Dengan beban puncak 1.238 kW dan stok bahan bakar (HOP) lebih dari 20 hari, PLN memastikan listrik warga kepulauan tetap menyala selama Lebaran.

PLN memproyeksikan beban puncak pada malam Idul Fitri 2026 akan turun ke angka 3.866 MW. Artinya, sistem masih menyimpan cadangan daya sebesar 46,33 persen atau sekitar 3.337 MW untuk mengantisipasi lonjakan mendadak.

Ribuan Personel dan Ratusan SPKLU Siaga 24 Jam

Untuk menjaga keandalan selama periode siaga Lebaran, PLN UID Jawa Tengah mengerahkan kekuatan penuh:

3.888 Personel: Terdiri dari 448 pegawai PLN serta 3.440 tenaga ahli daya dan mitra kerja.

Armada Operasional: Menyiagakan 268 unit peralatan pendukung, 284 mobil, dan 403 sepeda motor.

Posko Siaga: Menyediakan 86 posko distribusi, 2 posko Electricity Services, dan 11 posko Icon+.

Posko Khusus: Mendirikan 19 posko di jalur mudik dan lokasi wisata utama.

“Kami memprioritaskan pengamanan listrik di 296 lokasi VVIP dan VIP, termasuk 76 tempat ibadah, 52 fasilitas transportasi, dan 23 rest area sepanjang jalur mudik,” ujar Bramantyo.

Dukungan Penuh untuk Pemudik Mobil Listrik

Mendukung ekosistem kendaraan listrik, PLN menyediakan 305 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 192 lokasi se-Jawa Tengah. Bagi pemudik yang melintasi Tol Trans Jawa, PLN menyiagakan 79 unit SPKLU di 24 rest area untuk menjamin kenyamanan perjalanan tanpa khawatir kehabisan daya.

Guna memitigasi gangguan akibat cuaca ekstrem, PLN terus memperkuat koordinasi dengan BPBD, Basarnas, Damkar, TNI, hingga Polri. Melalui persiapan matang ini, PLN optimis dapat menyukseskan perayaan Idul Fitri 2026 dan mendukung mobilitas masyarakat di Jawa Tengah. (01).

Exit mobile version