Beranda Daerah Ratusan Massa Demo Al Quds 2026, Kritik Keputusan Presiden Prabowo Gabung BOP

Ratusan Massa Demo Al Quds 2026, Kritik Keputusan Presiden Prabowo Gabung BOP

Aksi yang mengusung tajuk “Demo Al Quds 2026” itu merupakan bentuk solidaritas terhadap Palestina sekaligus kritik terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto yang disebut bergabung dengan Board of Peace (BOP).

Zainab Syahida salah satu orator perempuan dalam Demo Al Quds 2026, Jumat (13/3/2026)
Zainab Syahida salah satu orator perempuan dalam Demo Al Quds 2026, Jumat (13/3/2026).(Foto:Kamal)

SEMARANG, Jatengnews.id  – Ratusan warga Muslim menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah di Semarang, Jumat (13/3/2026).

Aksi yang mengusung tajuk “Demo Al Quds 2026” itu merupakan bentuk solidaritas terhadap Palestina sekaligus kritik terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto yang disebut bergabung dengan Board of Peace (BOP).

Massa yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Zionis datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, di antaranya Pekalongan, Jepara, Solo, Semarang, Purwokerto, Salatiga, hingga Kendal. Mereka melakukan long march dari Masjid Baiturrahman Semarang menuju Kantor Gubernur Jateng sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Palestina.

Sepanjang aksi, para peserta meneriakkan berbagai slogan dukungan untuk Palestina seperti “Free Palestine”, “Merdeka Palestina”, hingga “Terkutuk Israel”.

Selain itu, massa juga membawa sejumlah poster dan spanduk, termasuk foto Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, sebagai bentuk simbol solidaritas terhadap pihak yang dinilai mendukung perjuangan Palestina.

Salah satu orator dari kalangan muda asal Jepara, Zainab Syahida, secara tegas menolak keputusan Presiden Prabowo yang disebut bergabung dengan BOP, organisasi perdamaian yang dikaitkan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“BOP bukan untuk memerdekakan Palestina,” ujar Zainab saat menyampaikan orasi dari atas mobil komando.

Menurutnya, forum tersebut justru mencerminkan logika yang terbalik karena pihak yang dianggap berkonflik membahas perdamaian tanpa melibatkan Palestina secara langsung.

“Pembunuh membahas perdamaian. Bagaimana bisa mereka membahas perdamaian namun Palestina tidak diajak untuk berunding dalam perdamaian yang dimaksud,” tegasnya.

Zainab juga menilai keberadaan BOP sebagai bentuk penjajahan pemikiran terhadap umat di dunia. Ia menyebut keputusan Presiden Prabowo untuk bergabung dalam forum tersebut sebagai langkah yang tidak berpihak pada perjuangan Palestina.

“Ini bukan kepentingan untuk Palestina. Kami menilai Bapak Presiden justru bergabung dengan pihak penjajah,” tandasnya.

Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan hingga massa menyelesaikan rangkaian orasi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah.(02)

Exit mobile version