KARANGANYAR, Jatengnews.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan kesiapan menghadapi arus mudik Lebaran dengan menjamin kondisi infrastruktur, ketersediaan energi, serta stabilitas pangan bagi masyarakat dan pemudik yang melintas di wilayah Jawa Tengah.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumanto, mengatakan sekitar 140 juta orang diperkirakan akan melintas atau menuju Jawa Tengah selama periode mudik tahun ini.
“Kami memastikan kesiapan untuk memfasilitasi masyarakat yang mudik ke kampung halaman masing-masing,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pertamina dan PLN, untuk memastikan ketersediaan BBM, LPG, dan listrik dalam kondisi aman selama masa Lebaran.
Dari sisi infrastruktur, sekitar 90 persen jalan provinsi telah diperbaiki, termasuk penanganan jalan berlubang untuk mengurangi risiko kecelakaan. Pemerintah juga memberi perhatian khusus pada wilayah rawan bencana seperti kawasan Gunung Muria, Banjarnegara, dan Cilacap agar jalur mudik tetap aman dilalui.(02)
