
KARANGANYAR, Jatengnews.id – Arus mudik yang melintasi wilayah Kabupaten Karanganyar mulai menunjukkan pergerakan. Namun hingga Sabtu (14/3/2026), peningkatan volume kendaraan dari arah barat belum terlihat signifikan. Kepolisian memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Selasa (17/3/2026) malam.
Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti melalui Kasat Lantas menyampaikan hal tersebut usai melakukan pemantauan di Pos Terpadu. Menurutnya, berbagai langkah telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode mudik.
“Indikator penanganan kepadatan kendaraan telah dipasang di setiap pos pengamanan (Pos PAM) dan seluruh personel sudah diberikan arahan terkait langkah-langkah yang harus dilakukan di lapangan,” ujar Kasat Lantas.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah menyiapkan tim khusus pengurai kemacetan yang akan ditempatkan di sejumlah titik rawan kepadatan, terutama di jalur wisata dan jalur lintasan pemudik.
Kasat Lantas menjelaskan, Kabupaten Karanganyar memiliki karakteristik tersendiri dalam menghadapi arus mudik. Selain menjadi daerah tujuan wisata seperti kawasan Tawangmangu dan Ngargoyoso, wilayah ini juga dilintasi jalur tol serta menjadi jalur alternatif bagi pemudik yang menuju ke wilayah Magetan melalui jalur pegunungan.
“Karanganyar ini unik, karena selain menjadi daerah wisata, juga menjadi jalur lintasan pemudik. Banyak pemudik menuju Magetan memilih jalur pegunungan yang melintasi wilayah ini,” jelasnya.
Sementara itu, untuk arus balik diperkirakan akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diprediksi berlangsung setelah masa cuti bersama, yakni sekitar 23–24 Maret 2026. Sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada akhir pekan setelah tanggal tersebut, yaitu Sabtu dan Minggu.
Kepolisian mengimbau seluruh pemudik maupun wisatawan yang melintasi wilayah Karanganyar untuk tetap tertib berlalu lintas, berhati-hati saat berkendara, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik agar perjalanan berlangsung aman dan lancar.(02)