29 C
Semarang
, 15 Maret 2026
spot_img

Gerak Cepat Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Segera Beton Jalan Citarum

Perbaikan rutin jangka pendek dan betonisasi permanen pada pertengahan tahun 2026.

SEMARANG, Jatengnews.id – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, bergerak cepat merespons laporan warga terkait kerusakan di Jalan Citarum. Sebagai urat nadi transportasi menuju pusat kota dan area perdagangan, Agustina memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menjalankan strategi ganda: perbaikan rutin jangka pendek dan betonisasi permanen pada pertengahan tahun 2026.

“Evaluasi teknis menunjukkan bahwa elevasi jalan yang rendah memicu genangan air saat hujan deras. Selain itu, kendaraan berat yang melebihi kapasitas atau ODOL (Over Dimension Over Loading) mempercepat kerusakan aspal di titik-titik kritis,” ujar Agustina, Minggu (15/3/2026).

Perbaikan Harian Tanpa Tunggu Lelang

Agustina menegaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tidak akan menunggu proses lelang selesai untuk mengamankan jalur tersebut. Saat ini, tim teknis terus melakukan pemeliharaan harian agar jalan tetap layak fungsi.

Pemeliharaan Rutin: Melakukan tambal sulam aspal dan perbaikan paving secara berkala.

Kelancaran Ekonomi: Memastikan aktivitas logistik dan perdagangan warga tidak terganggu lubang jalan.

Respon Cepat: Menyiapkan personel DPU untuk siaga di titik rawan kerusakan.

Jadwal Betonisasi dan Pengaturan ODOL

Mengenai solusi permanen, Pemkot Semarang telah menganggarkan proyek betonisasi Jalan Citarum sepanjang 510 meter dengan lebar 14 meter. Proyek ini akan menyasar ruas dari simpang Jalan Dr. Cipto hingga simpang Jalan Indragiri Utara.

“Peningkatan jalan menjadi tipe beton adalah solusi jangka panjang. Kami juga memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga umur jalan. Dishub akan memasang rambu batas beban, sementara Satlantas akan menindak tegas kendaraan ODOL yang melanggar,” tegas Wali Kota.

Optimalisasi Drainase dan Imbauan Warga

Tak hanya fokus pada badan jalan, Pemkot Semarang juga rutin membersihkan sedimen pada saluran drainase di sisi kanan dan kiri jalan. Langkah ini bertujuan memastikan aliran air menuju pompa berjalan lancar guna meminimalisir genangan yang merusak struktur jalan.

Agustina mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi area yang sedang dalam masa pemeliharaan. Pemkot berkomitmen penuh mengawal perbaikan ini demi mengembalikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di Kota Semarang. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN