28 C
Semarang
, 17 Maret 2026
spot_img

KONI Jateng–DIY Siapkan Dokumen Tuan Rumah PON 2032

Pemantapan tersebut dilakukan dalam pertemuan kedua antara kedua pengurus KONI yang digelar di Rumah Makan Selasih, Semarang, Senin (16/3/2026) sore.

SEMARANG, Jatengnews.id  — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin memantapkan langkah untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032.

Pemantapan tersebut dilakukan dalam pertemuan kedua antara kedua pengurus KONI yang digelar di Rumah Makan Selasih, Semarang, Senin (16/3/2026) sore.

Pertemuan ini merupakan lanjutan dari pertemuan pertama yang sebelumnya berlangsung di Kompleks Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta, Sabtu (7/3/2026).

Pada kesempatan itu, pengurus KONI DIY yang dipimpin Sekretaris Umum KMT A Tirtodiprojo bertemu dengan Ketua Umum KONI Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko beserta jajaran pengurus.

Sekretaris Umum KONI DIY KMT A Tirtodiprojo mengatakan, pembahasan dalam pertemuan kali ini sudah mengerucut pada hal-hal teknis terkait persiapan pendaftaran sebagai calon tuan rumah PON XXIII 2032.

“Persiapan sudah mengerucut ke hal-hal detail bagaimana KONI Jateng dan DIY mempersiapkan pengajuan tuan rumah PON XXIII 2032. Semoga upaya ini mendapat dukungan penuh dari para pemimpin daerah, DPRD, dan seluruh masyarakat sehingga bisa sukses,” ujar Tirtodiprojo.

Ia menilai kedua daerah memiliki sejumlah keunggulan untuk menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut. Mulai dari ketersediaan venue pertandingan, akses antarvenue yang relatif dekat, hingga dukungan akomodasi dan sumber daya manusia.

Selain itu, kedekatan geografis serta kesamaan kultur antara Jawa Tengah dan DIY dinilai akan memudahkan koordinasi penyelenggaraan event berskala nasional tersebut. Berbagai destinasi wisata di kedua daerah juga dapat mendukung konsep sport tourism.

“Di Jogja saja sudah tersedia sekitar 20 ribu kamar hotel, mulai dari bintang lima hingga tiga. Apalagi jika ditambah dengan yang ada di Semarang dan Surakarta. Jadi saya kira kita punya potensi besar untuk menjadi tuan rumah PON ke-23 tahun 2032,” kata Tirtodiprojo.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko menyebut pihaknya bersama KONI DIY tengah menyiapkan dokumen persyaratan pencalonan tuan rumah PON 2032. Namun proses tersebut sempat terkendala libur panjang Lebaran.

“Semula pendaftaran direncanakan ditutup 1 Mei, tetapi kemudian dipercepat menjadi 1 April. Ini menjadi kendala karena waktunya singkat dan juga terpotong libur panjang Lebaran,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya berencana mengajukan permohonan kepada KONI Pusat agar masa pendaftaran dapat diperpanjang.

“Kami akan mengajukan permohonan agar waktu pendaftaran diperpanjang, kalau bisa kembali ke jadwal semula yakni 1 Mei atau setidaknya dua pekan dari 1 April,” katanya.

Untuk memantapkan pencalonan tersebut, dalam waktu dekat juga direncanakan pertemuan antara Gubernur Jawa Tengah dan Gubernur DIY guna membahas dukungan pemerintah daerah terhadap rencana menjadi tuan rumah PON 2032.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN