
DEMAK, Jatengnews.id – Upaya pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke tingkat desa terus didorong pemerintah pusat. Di Kabupaten Demak, Polres Demak bersama warga Desa Banjarejo, Kecamatan Guntur, meresmikan Jembatan Merah Putih yang melintasi Sungai Setu di Dukuh Gabus.
Peresmian jembatan tersebut menjadi bagian dari penguatan konektivitas desa, sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto, serta arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam mempercepat pembangunan infrastruktur hingga wilayah perdesaan. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimcam Guntur dan perangkat Desa Banjarejo.
Jembatan sepanjang 30 meter itu kini menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Banjarejo dengan Desa Wonorejo. Keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga, sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur desa merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperkuat konektivitas dan meningkatkan kesejahteraan. Dengan akses yang aman dan lancar, aktivitas ekonomi dapat tumbuh dan situasi kamtibmas menjadi lebih kondusif,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Ia menjelaskan, sebelum jembatan baru dibangun, warga harus melintasi jembatan lama dengan kondisi sempit serta pagar pengaman yang rusak, sehingga berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Dengan diresmikannya jembatan ini, kami berharap masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman. Polri akan terus hadir mendukung setiap pembangunan yang berdampak pada keselamatan warga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Banjarejo, Ali Nusiswanto, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut menjawab kebutuhan lama masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
“Dengan adanya Jembatan Merah Putih Presisi ini, semoga memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Banjarejo maupun warga sekitar. Sebelumnya kondisi jembatan sangat memprihatinkan dan kerap menimbulkan korban. Alhamdulillah kini sudah dibangun dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umum,” ungkapnya. (03)