
SEMARANG, Jatengnews.id — Program mudik gratis jalur laut yang digelar TNI Angkatan Laut kembali menjadi alternatif signifikan bagi masyarakat untuk pulang kampung dengan aman dan nyaman.
Kapal Perang Republik Indonesia KRI Banda Aceh-593 yang mengangkut ribuan pemudik sandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (18/3/2026).
Kedatangan pemudik disambut jajaran pemerintah daerah dan TNI AL. Pj. Sekda Kota Semarang Budi Prakoso bersama Danlanal Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tampak hadir menyapa para penumpang yang baru tiba dari Jakarta.
“Sebanyak 1.447 pemudik beserta 327 sepeda motor diangkut dalam pelayaran ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 707 orang merupakan warga Semarang dan sekitarnya. Mereka diberangkatkan sehari sebelumnya dari Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara,” kata Danlanal Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto.
Program ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali untuk menyediakan moda transportasi alternatif selama musim mudik Lebaran.
“Selain memberi kenyamanan, jalur laut dinilai efektif mengurangi kepadatan lalu lintas darat sekaligus menekan risiko kecelakaan,” imbuhnya.
Tak hanya mengangkut penumpang, TNI AL juga memastikan konektivitas lanjutan. Bagi pemudik tanpa kendaraan, Lanal Semarang menyiapkan armada bus menuju titik transportasi strategis seperti Stasiun Poncol, Stasiun Tawang, dan Terminal Terboyo.
TNI AL membuka beberapa rute mudik laut, antara lain Jakarta–Semarang–Surabaya dan Jakarta–Bangka Belitung. Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga kelancaran arus mudik nasional.
Dengan pengerahan kapal perang sebagai sarana transportasi massal, TNI AL menegaskan perannya tak hanya di bidang pertahanan, tetapi juga dalam pelayanan publik—terutama memastikan perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, dan terjangkau bagi masyarakat. (03)